Dituding Plagiat GoTo, Gojek dan Tokopedia Digugat Rp2 Triliun

Reporter : Alfi Salima Puteri
Senin, 8 November 2021 17:34
Dituding Plagiat GoTo, Gojek dan Tokopedia Digugat Rp2 Triliun
Ada sejumlah gugutan di dalam laporan untuk PT Aplikasi Anak Bangsa dan PT Tokopedia.

Dream - Perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia, GoTo, digugat oleh PT Terbit Financial Technology. Tak tanggung-tanggung, Gojek dan Tokopedia diigugat untuk membayar ganti rugi lebih dari Rp2 triliun. 

Dikutip dari laman Liputan 6, Senin, 8 November 2021, PT Terbit Financial Technology mendaftarkan gugatan ke Pengadiulan Niaga Jakarta Pusat pada Selasa 2 November 2021.

Lewat gugatan yang diregistrasi dengan nomor perkara 71/Pdt.Sus-HKI/Merek/2021/PN Niaga Jkt.Pst itu, PT Terbit Financial meminta mejelis Pengadilan Niaga Jakpus mengabulkan sejumlah gugatan.

Pertama, menyatakan penggugat sebagai satu-satunya pemilik dan pemegang hak yang sah atas merek terdaftar ”GOTO” beserta segala variasinya.

Selain itu, penggugat juga menyebut bahwa merek " GOTO" , " goto" , dan " goto financial" mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek " GOTO" milik penggugat.

1 dari 5 halaman

Sidang pertama akan digelar besok

Ilustrasi© shutterstock

Ke tiga, menyatakan para tergugat telah melakukan pelanggaran hak atas merek “ GOTO” milik Penggugat yang terdaftar dengan Nomor: IDM000858218 pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI.

Ke empat, PT Terbit Financial Technology meminta pengadilan menghukum para tergugat secara tanggung renteng membayar ganti rugi materiil sebesar Rp1,83 triliun dan ketugian imateriil Rp250 miliar.

Penggugat juga meminta agar pengadilan menghukum tergugat, secara tanggung renteng membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp1 miliar kepada Penggugat untuk setiap hari keterlambatan melaksanakan putusan atas perkara ini.

Ke lima, PT Terbit Financial Technology juga meminta para tergugat dihukum dengan menghentikan penggunaan merek " GOTO" atau segala variasinya.

PT Terbit Financial Technology menunjuk Mochammad Fatoni, S.H. sebagai kuasa hukumnya. Berdasarkan jadwal, sidang pertama akan digelar pada Selasa, 9 November 2021.

2 dari 5 halaman

Gandeng Gogoro, Gojek Siap Banjiri Jakarta dengan Motor Listrik

Dream - Gojek dan Gogoro resmi mengumumkan kemitraan strategis mempercepat pengadopsian kendaraan listrik roda dua di Indonesia. Kolaborasi ini menjadi komitmen Gojek menghadirkan era baru transportasi perkotaan. 

Melalui kerja sama ini, Gojek akan mengoperasikan total 5.000 unit kendaraan listrik roda dua di Jakarta di masa uji coba. Jumlah tersebut akan dicapai secara bertahap.

Masuk Usia 11 Tahun, Gojek Manjakan Customer dengan Tiga Inovasi Ini

" Kemitraan antara Gojek dan Gogoro menyatukan dua perusahaan dengan visi dan pemikiran yang sama untuk pengadopsian kendaraan listrik sebagai pilihan moda transportasi di Indonesia," ujar Co-Founder dan CEO Gojek, Kevin Aluwi, melalui keterangan tertulis. 

Kevin mengatakan kemitraan dengan Gogoro memiliki peran sangat penting untuk mewujudkan tujuan penataan kembali moda transportasi dalam kota. 

" Dengan menggabungkan jangkauan luas Gojek di Indonesia serta kemampuan Gogoro, kami dapat mempercepat perubahan dan berbagi manfaat kendaraan listrik kepada lebih banyak mitra driver dan konsumen," kata Kevin. 

Selain itu, terang Kevin, kemitraan ini menjadi salah satu upaya Gojek untuk mewujudkan ambisi menjadi platform karbon-netral. Gojek menargetkan bakal mentransisi 100 persen kendaraan listrik roda dua di tahun 2030.

3 dari 5 halaman

Pendiri dan CEO Gogoro, Horace Luke, mengungkapkan upaya transformasi moda transportasi perkotaan merupakan tantangan yang dihadapi saat ini. Pihaknya berkomitmen menyediakan sarana transportasi listri roda dua yang cerdas dan berkelanjutan.

" Serta dapat diakses dan diterima oleh masyarakat luas,” kata Luke. 

Kontribusi Ekosistem Gojek untuk Perekonomian Indonesia Tembus Rp249 Triliun

Gandeng Gogoro, Gojek Uji Coba 5 Ribu Motor Listrik di Jakarta© MEN

Uji coba yang dilaksanakan di Jakarta menghadirkan 250 Gogoro Smartscooter. Juga menghadirkan empat stasiun baterai swap GoStation yang akan berlokasi di SPBU Pertamina.

Secara bertahap, jumlah unit yang dioperasikan akan meningkat. Kedua perusahaan ini menargetkan 5.000 unit kendaraan listrik roda dua beroperasi di seluruh Jakarta, serta menghadirkan stasiun baterai swap lebih banyak lagi. 

Kedua perusahaan ini berencana untuk meningkatkan uji coba menjadi 5.000 kendaraan listrik roda dua dan menghadirkan lebih banyak stasiun baterai swap.

4 dari 5 halaman

Masuk Usia 11 Tahun, Gojek Manjakan Customer dengan Tiga Inovasi Ini

Dream – Gojek terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ada tiga inovasi utama yang siap dihadirkan oleh perusahaan ini.

“ Melalui inovasi, kami bisa terus mempermudah keseharian hidup masyarakat, termasuk mendukung jutaan mitra driver dan mitra usaha kami, khususnya pelaku UMKM yang terus tumbuh meskipun di tengah pandemi,” kata Co-Founder dan CEO Gojek, Kevin Aluwi, dalam konferensi pers virtual, Rabu 27 Oktober 2021.

Telkomsel-BCA Digital Kolaborasi Genjot Inklusi Keuangan

Inovasi pertama ada di GoFood. Kevin mengatakan ada dua inovasi terbaru yang dilakukan oleh layanan online food delivery, yaitu GoFood Plus dan Order Sekaligus. Layanan GoFood Plus memberikan paket berlangganan diskon, termasuk ongkos kirim. Fitur ini menjadi andalan pelanggan dengan kenaikan jumlah pelanggan GoFood Plus hampir 5 kali lipat selama Januari-Juni 2021.

Sementara itu, order sekaligus ini membuat pelanggan bisa memesan makanan dan minuman dari banyak restoran sekaligus di satu lokasi. Hingga saat ini, sudah ada 41 lokasi di 7 kota besar untuk layanan order sekaligus. Ekspansi lokasi untuk order sekaligus ini naik 8 kali lipat sejak diperkenalkan September 2020.

“ Kita enggak harus berdiskusi dengan anggota keluarga, teman, mau pesen apa. Kita bisa pesan dari banyak tempat,” kata dia.

5 dari 5 halaman

Siap Hadirkan Layanan Ini

Sementara itu, untuk transportasi, Gojek siap menghadirkan layanan motor dan mobil listrik. Perusahaan ini bekerja sama dengan Pertamina untuk menerapkan skema battery swap di motor listrik dari Gesits dan Gogoro.

“ Kami ingin menciptakan Indonesia yang bebas emisi karbon dari kendaraan bermotor,” kata Kevin.

Hore! Gadai Barang di Pegadaian Bisa dari Rumah, Begini Caranya

Dalam uji coba, akan ada 500 unit motor listrik yang digunakan di Jakarta Selatan dan selanjutnya akan ditingkatkan menjadi 5 ribu unit motor listrik dan jarak tempuh 1 juta kilometer. Konsumen bisa memilih layanan kendaraan listrik untuk GoRide, GoFood, GoSend Instant, GoShop, dan GoMart dengan area pick up dan drop off di Jakarta Selatan.

Inovasi layanan transportasi terbaru lainnya adalah GoTransit. Gojek dan PT Kereta Commuter Indonesia bekerja sama untuk menjadi yang pertama di dunia dalam mengintegrasikan tiket KRL dengan layanan transport on-demand seperti GoRide dan GoCar.

Integrasi ini akan semakin mempermudah masyarakat bepergian. Berdasar data internal, sebagian besar pelanggan memanfaatkan layanan GoRide dan GoCar untuk menuju dan dari stasiun kereta komuter di Jabodetabek.

“ Sistem kami memberikan rute yang terbaik. Ini sudut pandang tercepat atau harga terjangkau sehingga pengguna bisa merencanakan perjalanan sesuai dengan kebutuhan sendiri,” kata dia.

Perluas Jaringan GoSend

Kevin menambahkan, inovasi yang ketiga ada di layanan GoSend. Inovasi tersebut mempermudah konsumen untuk mengirim barang serta mendukung pebisnis dan social seller bertahan dan tetap tumbuh di tengah pandemi.

Salah satunya adalah pengembangan GoSend API (integration application interface), yang mengintegrasikan layanan GoSend dengan platform mitra bisnis sehingga menghadirkan layanan pengiriman yang handal, cepat, dan mudah.

Kini Tidak Harus Jadi Sultan Dulu untuk Pasang Lift di Rumah

“ Penguatan dan pengembangan integrasi API GoSend membuat layanan instant dan same day delivery menjadi pilihan pelaku usaha dan pengguna,” kata Kevin.

Saat ini, GoSend API sudah dimanfaatkan sudah dimanfaatkan ribuan partner dan jutaan penjual. Menurut data Gojek, transaksi dari top partner Gosend dari e-commerce dan telemedik naik 41 persen pada semester I 2021 dibandingkan tahun 2020.

“ Pada periode yang sama pengguna layanan GoSend oleh UMKM juga naik dua kali lipat,” kata dia.

Nantinya, GoSend akan meluncurkan fitur GoSend Multidrop. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengirimkan beberapa paket sekaligus dengan sekali ambil.

“ Lewat fitur ini, pengguna bisa mengatur paket mana yang harus dikirimkan terlebih dahulu,” kata dia.

Beri Komentar