Tiga Keterampilan Otak dan Jalan Menuju Sukses

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 22 Maret 2019 15:12
Tiga Keterampilan Otak dan Jalan Menuju Sukses
Apa saja?

Dream – Semua orang punya cara masing-masing untuk menjadi sukses. Mayoritas mereka memilih kerja keras untuk menjadi orang kaya.

Tapi, ada hal-hal sederhana yang bisa mengantarkanmu menuju kesuksesan. Dilansir dari Merdeka.com, Jumat 22 Maret 2019, ada keterampilan otak yang bernama neuroplastisitas.

Keterampilan otak yang satu ini bisa mengubah dan beradaptasi dengan mempelajari hal-hal yang baru. Kamu juga bisa memiliki kekuatan untuk meningkatkan pertumbuhan otak di setiap tahap kehidupan.

Beberapa orang terkaya dan paling sukses, mengakui nilai neuroplastisitas luar biasa. Mereka kerap memainkan permainan otak untuk memanfaatkan kekuatan yang luar biasa itu.

Bicara tentang neuroplastisitas, ada tiga hal yang bisa kamu manfaatkan untuk mengoptimalkan keterampilan otak ini. Berikut ulasannya: 

1 dari 3 halaman

Meditasi

Kegiatan ini akan memfokuskan pikiran seseorang untuk mencapai kesadaran yang lebih tinggi.

Perusahaan teknologi seperti Google dan Apple menawarkan pelatihan dan meditasi penuh perhatian untuk membantu karyawannya meningkatkan kinerjanya di tempat kerja.

Meditasi pun bisa dilakukan dengan mudah. Kamu bisa memberikan diri beberapa menit dalam sehari untuk berhenti dan berefleksi. Kegiatan ini bisa membantumu menyusun stratgegi dan bekerja menuju tujuan.

2 dari 3 halaman

Bermain Game

Game yang membutuhkan keterampilan memecahkan masalah sangat baik untuk otak kamu. Sebuah studi dari University of Wisconsin-Madison pada 2014 menemukan permainan kartu dan papan mampu menantang otak Anda dan meningkatkan ketajaman mental.

Bridge, salah satu permainan kartu yang paling menantang dan merangsang otak, memiliki daya tarik luas di kalangan orang-orang di dunia investasi.

Warren Buffett menghabiskan hingga delapan jam seminggu bermain jembatan. Pengusaha dan penulis James Altucher menjadikan pertemuannya lebih menyenangkan dan produktif, dengan memasukkan permainan otak.

" Saya hanya bertemu orang-orang yang bermain ping pong, bermain poker, bermain backgammon," kata Altucher.

Menurut sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam " Frontiers in Human Neuroscience," bermain video game dapat mengubah daerah otak yang bertanggung jawab atas keterampilan visuospatial dan membuatnya lebih efisien.

3 dari 3 halaman

Membaca

Membaca membantu pikiran Anda tetap seimbang dan tajam. Seorang miliarder Steve Siebold menghabiskan 26 tahun mempelajari beberapa orang terkaya di dunia.

Hasilnya, satu-satunya hiburan yang dimiliki bersama adalah membaca. " Buku adalah hak saya untuk kebebasan pribadi," kata Oprah Winfrey. (ism)

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna