Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Petugas PLN Mengecek Aliran Listrik (ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna)
Dream - Pelanggan listrik di Tanah Air bulan ini bakal sedikit bernapas lega. PT PLN (Persero) memutuskan menurunkan Tarif Tenaga Listrik (TTL) pada September 2015.
Mengutip situs PLN, Selasa, 1 September 2015, tarif listrik bulan ini bakal mengalami penyesuaian harga menggunakan tariff adjustment.
Penurunan tarif ini didasarkan tiga pertimbangan yatu kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang cenderung melemah dari Rp 13.313 pada Juni 2015 menjadi Rp 13.375 per dollar AS pada Juli 2015.
Pertimbangan kedua adalah patokan harga minyak Indonesia (ICP) yang turun menjadi US$ 51,82 per barel pada Juli 2015. Terakhir, laju inflasi Juli 2015 yang naik menjadi 0,93 persen.
Berikut adalah tarif baru listrik untuk September 2015:
1. Golongan Tegangan Rendah (TR) yang terdiri dari:
- Golongan R-2 dengan daya 3.500 VA sampai 5.500 VA,
- Golongan R-3 dengan daya 6.600 VA ke atas
- Golongan B-2 dengan daya 6.600 VA hingga 200 Kilo Volt Ampere (kVA)
Akan mengalami penyesuaian Rp 23,17 per kilo Watt hour (kWh) dari Rp 1.546,60 per kWh, menjadi Rp 1.523,43 per kWh.
2. Golongan Tegangan Menengah (TM)
- B-3 dengan daya di atas 200 kVA
- Golongan I-3 dengan daya di atas 200 kVA,
tarif listriknya menurun dari Rp 1.218,26 per kWh menjadi Rp 1.200,01 Rp per kWh.
3. Golongan I-4/Tegangan Tinggi (TT) dengan daya 30.000 kVA ke atas, tarifnya menurun dari Rp 1.086,12 per kWh menjadi Rp 1.069,85 per kWh.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?