Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi
Dream - Orang kaya cenderung memiliki pemikiran yang berbeda dari kebanyakan orang. Mereka punya mentalitas dalam setiap tindakan; mereka berpikir tentang uang secara logis dan mereka melihat uang sebagai teman.
Itulah yang ditemukan Steve Siebold, jutawan mandiri dan penulis " How Rich People Think," setelah mempelajari lebih dari 1.200 orang terkaya di dunia selama 30 tahun terakhir.
Kendari memiliki pemikiran berbeda, penelitian Siebold menunjuka jika ada satu pola pikir dari 1.200 orang kaya yang sama. Mereka cenderung menghindari nostalgia.
Di saat kebanyakan orang terlena dengan manisnya masa lalu, orang-orang kaya bermimpi untuk masa depan dan selalu optimis tentang segala sesuatu yang akan datang.
" Orang-orang yang hanya memikirkan hari-hari terbaik di belakang mereka jarang mendapatkan kaya, dan sering mendapatkan ketidakbahagiaan dan depresi," Siebold menulis dalam bukunya.
Baca Juga : Pesan Mengharukan Krisdayanti Untuk Anak-Anaknya
Siebold menambahkan jutawan mandiri menjadi kaya karena mereka bersedia untuk bertaruh tentang diri mereka sendiri, termasuk tentang impian, tujuan, dan ide-ide mereka di masa depan yang mungkin penuh risiko.
Pola pikir yang berorientasi masa depan ini tidak berarti mereka benar-benar mengabaikan masa lalu, Siebold menekankan. " Mereka menghargai dan belajar dari masa lalu saat berada di masa sekarang dan memimpikan masa depan."
Tak hanya bermimpi, Siebold mengatakan orang-orang kaya yang sukses menghabiskan waktu tanpa kenal lelah dan bersabar untuk merencanakan serta mewujudkan impian mereka.
Kemampuan untuk menghindari nostalgia dan melihat ke arah masa depan yang tidak diketahui arahnya itu telah membentuk keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Bahkan mereka sangat berharap bisa keluar dari zona nyaman dan mendapat tantangan di masa depan.
" Selalu ada harga yang harus dibayar untuk menjadi kaya, tetapi jika mereka memiliki ketangguhan mental untuk menahan rasa sakit sementara, mereka dapat menuai hasil kekayaan melimpah selama sisa hidup mereka," ujar Siebold.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan