Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Emas Perhiasan
Dream - Di tengah harga emas yang tak kunjung naik dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat mulai mencari produk investasi lain yang jauh menguntungkan sekaligus tetap aman. Properti, saham, dan reksadana menjadi alternatif tempat menanam uang para pemilik uang ini.
Survei terbaru yang dirilis Global IP dan YouGov menemukan lebih dari separuh dari 1.000 penduduk Uni Emirat Arab (UEA) mulai mengalihkan investasinya pada produk properti. Meski survei ini dilaksanakan di negeri Arab, pasar properti Indonesia juga tengah berkembang pesat.
Hasil survei menunjukkan porsi portofolio investasi penduduk UEA pada produk dipilih 53 persen responden dibandingkan emas. Sementara 43 persen lainnya masih menganggap emas sebagai produk investasi paling aman (safe heaven).
Diantara warga UEA yang berinvestasi di properti, sebanyak 41 persen diantaranya bahkan telah membeli properti di luar negeri, sementara 12 persen memiliki properti di UEA. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan yang lebih besar di pasar properti internasional saat ini.
Namun, kepercayaan itu bisa berubah karena 57 persen dari warga UEA lebih suka menjadikan Dubai sebagai tujuan investasi properti sebagai pilihan mereka berikutnya. Sementara hanya 21 persen yang menganggap London, sebuah kota yang sering dijuluki tujuan investasi safe heaven properti dunia, sebagai lokasi pembelian properti kedua.
Menguntit di belakang properti sebagai pilihan investasi paling populer adalah komoditas, obligasi dan saham serta deposito yang dipilih 29 persen responden.
Direktur dan Kepala Global IP di Timur Tengah, Paul Preston mengatakan emas biasanya hanya dianggap sebagai aset safe heaven ketika pasar mata uang tidak stabil.
"Ini kemungkinan menunjukkan bahwa warga UEA memiliki keyakinan yang memadai di pasar mata uang untuk berinvestasi di properti dan melakukan diversifikasi portofolio investasi mereka," katanya
Preston menambahkan, semakin banyak orang yang mulai melihat investasi properti sebagai salah satu kelas aset berkinerja tertinggi dalam portofolio investasinya. "Pasti ada kepercayaan meningkat di pasar properti Dubai saat ini, meskipun dengan harga properti yang sudah mulai tinggi," ujar dia.
Selain Dubai, Preston juga melihat adanya ketertarikan investor properti UEA pada pasar diluar Inggris yang meningkat lebih tinggi dari sebelumnya. New York, Miami dan Chicago di Amerika Serikat dan Melbourne dan Brisbane di Australia adalah pasar incaran investor UEA. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari