Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bisnis Wisata Mewah ke Luar Angkasa Tinggal Mimpi

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 24 September 2014 18:06
Bisnis Wisata Mewah ke Luar Angkasa Tinggal Mimpi
Untuk bisa menikmati wisata luar angkasa, calon penumpang harus membayar uang deposit sebesar Rp 2,9 miliar.

Dream - Mimpi hartawan Dubai Uni Emirat Arab menjadi orang pertama yang berwisata ke luar angka terpaksa pupus. Kecewa karena jadwal terbang terus mundur, para pelanggan akhirnya meminta pengembalian uang US$ 250 ribu setara Rp 2,9 miliar ke Virgin Galactic.

Maskapai penerbangan ini milik salah satu orang terkaya Amerika Serikat (AS), Richard Branson. Perusahaan ini memang beberapa kali sesumbar akan menjadi yang pertama menawarkan jasa wisata luar angkasa. Hingga saat ini tak ada satupun orang yang pernah merasakan jasa tersebut.

Berbicara di acara televisi, David Letterman Show, pendiri Virgin Galactic, Richard Branson mengatakan penerbangan perdana akan ditunda sampai Februari atau Maret tahun depan. Sebelumnya pemberangkatan ke luar angkasa direncanakan selesai pada akhir tahun ini.

Selain Richard Branson, Virgin Galactic juga dimiliki oleh pengusaha Abu Dhabi, Aabar Investments. Virgin Galactic mengklaim menjadi perusahaan komersial luar angkasa pertama di dunia. Perusahaan telah menerima dana lebih dari US$ 70 juta dari sekitar 580 orang yang berniat berwisata ke luar angkasa.

Menurut surat kabar Sunday Times seperti dikutip dari laman Arabianbusiness, Rabu, 24 September 2014 mengatakan penundaan terbaru ini menimbulkan klaim bahwa proyek itu sedang dalam krisis. Apalagi sejumlah pelanggan mempertanyakan kemampuan roket pelucur mencapai ketinggian 60 kilometer di atas Bumi.

Ketinggian 60 kilometer merupakan batas yang diterima secara internasional antara atmosfer dan angkasa luar yang juga dikenal sebagai Karman line.

Kepada Sunday Times, pelanggan yang enggan disebutkan namanya dan mengaku telah membayar deposit US$ 150 ribu mengatakan, " Saya pikir itu akan terbang, tapi saya tidak yakin apakah itu akan membuat saya ke ruang angkasa seperti yang dijanjikan. Jika mereka tidak mampu mencapai di atas 60 km saya pasti akan menarik uang saya. Saya pikir Anda tidak dianggap sebagai astronot kecuali jika Anda melewati batas itu." (Ism)

Beri Komentar