Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Masih adanya sentimen negatif di pasar modal membuat laju indeks bursa saham Indonesia sedikit tertahan. Meski dibuka menguat, gerak fluktuatif indeks saham rentan membawanya memasuki zona merah.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Rabu, 24 September 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik tipis 1,98 poin (0,04%) ke level 5.190,09. Laju penguatan berlanjut di sesi pembukaan setelah IHSG menguat 2,19 poin (0,04%) ke level 5.190,3
Penguatan kali ini dipicu kenaikan harga saham dari 14 emiten sementara 10 lainnya melemah.
Transaksi perdagangan melibatkan 44,55 juta saham dengan perputaran uang mencapai Rp 20,39 miliar. Pada sesi awal perdagangan ini, pemodal asing masih melakukan aksi jual senilai Rp 1,64 miliar.
Hingga 10 menit perdagangan saham, hampir seluruh sektor saham sudah bergerak di zona hijau dipimpi emiten pertambangan dan perkebunan.
Emiten-emiten infrastruktur dan keuangan sendiri masih tertinggal di zona merah dengan melemah 0,27 persen dan 0,13 persen.
Laju penguatan juga dialami Indeks Saham Syariah Indonesia yang naik tipis 0,23 poin (0,14%) ke level 168,73. Penguatan didorong kenaikan harga saham dari 12 emiten syariah sementara 7 lainnya mengalami koreksi.
Nilai transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 12,15 miliar dari transaksi jual beli 34,27 juta saham.
Meski menguat, laju kenaikan indeks ISSI di sesi pembukaan justru sedikit melemah. Indeks ISSI hanya naik 0,22 poin (0,13%) ke level 168,72.
Sementara itu, indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga dibuka menguat 1,44 poin (0,21%) ke level 697,63. Transaksi perdagangan saham bluechips syariah mencapai Rp 11,77 miliar.
Dari kawasan regional, indeks bursa saham Asia juga bergerak variatif. Indeks Hang Seng yang kemarin melemah masih terus melanjutkan pelemahannya sebesar 0,15 persen. Koreksi juga dialami indeks Nikkei Jepang dan Strait Times Singapura yang melemah 0,11 persen dan 0,16 persen.
Laju rupiah pagi ini masih melemah dengan turun tipis 2 poin (0,02%) ke level 11.965 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya