Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
CEO Alibaba, Jack Ma
Dream - Cerita sukses perusahaan e-commerce China, Alibaba, yang baru mencatatkan saham di Wall Street sepertinya tak akan habis diulas. Sukses meraup dana US$ 25 miliar, Alibaba telah menghantarkan seorang mantan guru menjadi orang terkaya kedua di Asia.
Dialah Jack Ma, pendiri dan CEO Alibaba yang pernah menjadi seorang guru bahasa Inggris.
Mengutip data terbaru Bloomberg Billionaire Index, Jack Ma (50 tahun) telah menggeser Mukesh Ambani dan Lee Shau Kee sebagai orang China dan Asia terkaya kedua. Total kekayaan Ma ditaksir mencapai US$ 26,5 miliar.
Kisah Ma dimulai di sebuah kota dengan populasi 2,4 juta orang di Hangzhou China. Lahir pada 1964, Ma terlahir dari seorang seniman profesional ping tan.
Meski memiliki badan ceking, mengutip laporan Businessinsider, Selasa, 23 September 2014, Ma mengaku tak pernah gentar menghadapi lawan yang lebih besar. Bahkan Ma menganggap dirinya sebagai petarung yang mengerikan.
Memiliki keahlian berbahasa asing cukup nativ, Ma memiliki kelemahan di pelajaran Matematika. Bahkan Ma pernah dua kali gagal tes dalam pelajaran tersebut.
Usai lulus dari Hangzhou Teacher's Institue pada 1988, Ma beberapa kali gagal mendapatkan pekerjaan pertamanya, termasuk posisi manager di Kentucky Fried Chicken.
Akhirnya Ma menemukan profesinya sebagai pengajar bahasa Inggris di universitas lokal dengan gaji US$ 12 per bulan.
Ma kini menguntit dibelakang taipan China, Li Ka-Shing yang masih menjadi orang terkaya Asia.
Sukses IPO membuat Ma memancangkan target besar. Alibaba harus dibisa mengger raksasa perusahaan ritel Amerika Serikat (AS), Walmart.
The Times of India melaporkan hingga perdagangan Bursa New York Stock Exchange (NYSE) akhir pekan lalu, harga saham Alibaba yang menggunakan kode ticker BABA telah menguat 38 persen menjadi US$ 92,7 per saham. Valuasi perusahaan kini mencapai lebih dari US$ 231 miliar.
Chairman RIL Mukesh Ambani yang pernah menjadi orang terkaya Asia dan kelima dunia (2008) kini memiliki kekayaan lebih kecil dibanding Ma. kekayaan Ambani telah jatuh US$ 23,2 miliar pada 2014 dari sebelumnya US$ 43 miliar pada 2008.
Sementara itu, Li Ka-Shing yang menjadi orang terkaya Asia kini memiliki harta pribadi sebesar US$ 31,2 miliar. Li Ka-Shing menjadi satu-satunya miliarder Asia yang masuk dalam 20 orang terkaya dunia.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya