5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Dream - Bank di Arab akan memantau rekening bank para pekerja asing untuk memastikan pendapatan mereka sesuai dengan gaji bulanan. Hal ini dilakukan berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan yang baru guna mencegah adanya ekspatriat yang mengambil pekerjaan lain di luar izin yang diberikan.
Sebelumnya, banyak ekspatriat yang membuka usaha kecil untuk menambah penghasilan. Sekitar SR 109 miliar uang yang dihasilkan para ekspatriat ini dalam kegiatan komersial tersebut.
Sekretaris Jenderal Media and Banking Awareness Committee of Saudi Banks (MBAC), Talaat Hafiz menegaskan sistem perbankan baru akan menutup rekening bank ekspatriat yang bekerja di luar izin.
" Bank-bank di Arab secara rutin memonitor transaksi untuk memastikan bahwa jumlah uang yang ditransfer proporsional dengan pendapatan rata-rata. Bank-bank di Arab juga akan menerapkan sistem " Kenali Nasabahmu" sebagai bentuk identifikasi nasabah," ujarnya seperti dikutip dari Arab News, Senin, 22 September 2014.
Bank juga harus mengonfirmasi dokumen pribadi milik nasabah. " Bank yang mencurigai aktivitas tidak jelas nasabahnya bisa memberi tahu pihak kepolisian untuk penyelidikan," tambahnya.
Bank-bank di Arab menerima sekitar 4 juta permintaan pembukaan rekening baru oleh para ekspatriat. Namun, banyak ekspatriat yang membuka dua rekening yaitu pertama ubntuk gaji tetap mereka, kedua untuk penghasilan tambahannya.
Aturan tersebut tentu dikeluhkan beberapa ekspatriat yang bekerja di sektor swasta.
" Saya bekerja sebagai desainer di sebuah perusahaan swasta dengan gaji bulanan sekitar SR 4000," ujar Siraj Atti.
" Namun, saya juga merancang logo komersial dan iklan untuk perusahaan lain guna menambah pendapatan saya. Dengan sistem perbankan baru ini, saya harus berhenti berbisnis," keluhnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?