Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Negara-negara di Benua Hitam Afrika rupanya memiliki potensi besar dalam pengembangan keuangan syariah. Misalnya, Tanzania yang memiliki jumlah penduduk muslim sebanyak 40 persen.
Kepala Eksekutif Pusat Perbankan dan Ekonomi Islam Alhuda MUhammad Zubair Mughal menilai, Tanzania memiliki potensi besar dalam perkembangan keuangan Islam. Kondisi akan berpengaruh pada pebankan syariah untuk negara di kawasan Afrika Timur.
Hal ini disampaikan Mughal dalam road show Dar e Salaam untuk menyosialisasikan Keuangan dan Perbankan Syariah di 6 negara Afrika.
Menurut Mughal, selama dirinya menganalisis industri keuangan syariah di Afrika, dia menemukan konsepsi keuangan syariah. Konsep yang menjadi landasan penerapan keuangan syariah yang berasal dari kawasan Afrika Utara seperti Tunisia, Maroko, dan Aljazair. Negara-negara yang memiliki potensi besar di benua tersebut.
Kini perbankan dan keuangan syariah telah berkembang pesat di Nigeria, Libya, Afrika Selatan, Kenya dan Maroko. Sementara Mesir, Sudan, Tanzania, Tunisia sudah mengambil posisi yang lebih kuat dalam bidang itu.
Menurut perkiraan, total volume keuangan Islam di Afrika sekitar US$ 78 miliar atau sekitar 5 persen dari industri keuangan Islam secara global. Terdapat sekurangnya 96 bank syariah, 29 lembaga pendanaan syaraiah, 31 lembaga keuangan mikro syariah dan lebih dari 41 perusahaan asuransi syariah.
Dia menambahkan perbankan dan pasar keuangan syariah di Tanzania memiliki potensi yang menjanjikan. Ada 5 bank yang menawarkan layanan perbankan syariah di negara ini. Satu diantaranya sudah menjadi bank syariah. Sementara itu, terdapat beberapa perusahaan asuransi yang masih menunggu lampu hijau dari regulator untuk masuk ke pasar asuransi syariah di negara ini.
Tanzania memiliki penduduk Muslim sekitar 40 persen. Dulu, peraturan perbankan yang ada masih menghambat pengenalan perbankan syariah di negara tersebut. Pasar keuangan syariah yang ada saat ini masih jauh dari potensi yang ada. Namun, beberapa negara di Afrika tengah berupaya untuk mempopulerkan layanan keuangan syariah ini.
Mughal menambahkan sifat risiko perbankan syariah berbeda dengan perbankan konvensional. Oleh karena itu, diperlukan kehati-hatian, standard akuntansi, dan audit khusus untuk menerapkannya. Seperti tidak berlakunya perhitungan bunga seperti di perbankan konvensional. Namun, ini menjadi mampu menjadi sentimen negatif untuk menjatuhkan perbankan syariah ini. (Ism(
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya