Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Di saat Indonesia sudah makin banyak disesaki bioskop-bioskop baru, negara terkaya Timur Tengah, Arab Saudi, ternyata baru mau membuka diri. Kementerian Tenaga Kerja di Arab Saudi bahkan baru memasukkan bioskop sebagai aktivitas ekonomi di mana orang bisa bekerja di dalamnya.
Tak hanya itu, Kementerian Saudi ini juga telah memasukkan berbagai kegiatan hiburan lainnya, termasuk produksi dan distribusi film sebagai kegiatan ekonomi.
Dalam laporan eksklusif Juni, koran Maaal Arabic mengungkapkan bahwa investor telah mengajukan permohonan izin kepada General Commission for Audiovisual Media di Saudi untuk mendirikan sebuah bioskop di negara tersebut.
Namun kementerian tidak merinci tentang aturan baru yang berhubungan dengan dunia hiburan ini, situs Al Arabiya melaporkan
Komisi audiovisual, pada prinsipnya, tidak keberatan dengan usulan investor. Mereka hanya meminta investor untuk memberikan penjelasan lengkap tentang proyek, termasuk strategi masa depan. Jika komisi berpikir investasi ini layak, investor bisa meminta otoritas yang lebih tinggi agar memuluskan langkah bagi berdirinya bioskop secara nasional.
" Komisi mengkomunikasikan isu ini dengan investor. Hal ini merupakan langkah maju bagi Saudi," ujar Edito in Chief Maaal, Mutlaq Am-Buqami.
Saat keberadaan bioskop di Arab Saudi sudah " tak terelakkan," tantangan tetap terjadi. Mereka yang menentang usulan investor juga lebih banyak.
" Masyarakat Saudi telah berubah. Mereka sudah memiliki akses ke sejumlah besar saluran TV dari seluruh dunia," kata Mutlaq.
Penduduk Saudi menghabiskan lebih dari US$ 1 miliar hanya untuk menonton film di Bahrain dan Dubai. Sebuah jumlah yang cukup besar hanya untuk menonton film di bioskop. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya