Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(sumber: Gatewayklia2.com.my)
Dream - Laba bersih PT Bank Maybank Indonesia pada semester I 2016 mencapai Rp 858 miliar. Laba ini naik 121,2 persen dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 388 miliar.
Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria, mengatakan capaian ini terutama didukung olehnya meningkatnya pendapatan bunga bersih, pendapatan non bunga, dan peningkatan kinerja unit usaha syariahnya (UUS). Ditambah dengan upaya pengelolaan biaya secara berkelanjutan.
Taswin mengatakan unit usaha syariahnya mencatat kenaikan laba bersih sebesar 83,6 persen dari Rp107 miliar pada Juni 2015 menjadi Rp196 miliar pada Juni 2016. Sementara itu, angka pembiayaannya juga tumbuh 46,3 persen dari Rp7,4 triliun pada Juni 2015 menjadi Rp10,8 triliun pada Juni 2016.
" Total aset perbankan syariah naik 76,1 persen menjadi Rp170 triliun, memberikan kontribusi 10,5 persen dari total aset bank," kata dia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat 29 Juli 2016.
Taswin mengatakan pendapata bunga bersih (net interest income/NII) naik 16,1 persen dari Rp3,1 triliun pada Juni 2015 menjadi Rp3,6 triliun pada Juni 2016. Marjin bunga bersih (net interest marjin) pun meningkat dari 4,73 pada Juni 2015 menjadi 5,01 persen pada Juni 2016.
" Kenaikan pendapatan non bunga diperoleh dari fee terkait dengan treasury, fee bancasurrance bank, administrasi ritel, serta jasa lain yang diberikan," kata dia.
Selain itu, kata Taswin, Maybank Indonesia mencatat rasio biaya terhadap pendapatan (cost to income ratio) turun dari 66,44 persen menjadi 58,1 persen.
Selain itu, Taswin mengatakan kredit Maybank Indonesia tumbuh 8,3 persen dari Rp108,5 triliun pada Juni 2015 menjadi Rp117,5 triliun pada Juni 2016.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya