Sukuk Mudharabah Maybank Kebanjiran Peminat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 7 Juni 2016 18:20
Sukuk Mudharabah Maybank Kebanjiran Peminat
Bahkan, sukuk ini mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga dua kali dari yang ditawarkan.

Dream - PT Bank Maybank Indonesia Tbk menyatakan penawaran sukuk mudharabah berkelanjutan I tahap II diminati pasar. Penawaran sukuk ini dilaporkan mengalami kelebihan permintaan hingga dua kali.

" Kami menyambut baik minat pasar yang tinggi. Keberhasilan penerbitan sukuk mudharabah akan mendukung pertumbuhan bisnis unit usaha syariah yang makin meningkat," kata Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria, di Jakarta, dikutip dalam keterangan tertulisnya, Selasa 7 Juni 2016.

Taswin mengatakan permintaan pasar terhadap sukuk ini mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 200 persen atau dua kali dari rencana jumlah penerbitan. Oversubscribed ini terjadi selama masa penawaran awal (bookbuilding) yang berlansung dari tanggal 25 April 2016-16 Mei 2016.

" Penerbitan sukuk merupakan bagian dari komitmen kami untuk secara aktif ambil bagian dalam pembangunan keuangan syariah di Indonesia. Penerbitan ini juga merupakan penerbitan sukuk terbesar yang dilakukan lembaga keuangan di Indonesia," kata dia.

Menurut Taswin, dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum sukuk mudharabah ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis unit usaha syariah perusahaan, terutama untuk penyaluran pembiayaan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Sekadar informasi, sukuk mudharabah berkelanjutan I tahap II ini ditawarkan dengan jumlah pokok Rp700 miliar. Sukuk ini merupakan bagian dari penawaran umum sukuk mudharabah berkelanjutan I MayBank Indonesia dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp1 miliar. Sebelumnya, bank ini telah menerbitkan sukuk mudharabah tahap I sebesar Rp300 miliar pada Juli 2014.

Sukuk mudharabah ini berjangka waktu tiga tahun dan menawarkan tingkat pendapatan bagi hasil sukuk mudharabah sebesar 8,25 persen. Periode penawaran umum Sukuk Mudharabah ini berlangsung pada tanggal 6-7 Juni 2016, penjatahan pada 8 Juni 2016, distribusi dan penerbitan pada 10 Juni 2016 serta pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 13 Juni 2016.

Dalam rangka penerbitan sukuk mudharabah ini, Maybank Indonesia telah memperoleh pemeringkatan surat hutang jangka panjang dengan rating AAA(idn) dari Fitch dan idAAA(sy) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Persero)/Pefindo. Yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Sukuk Mudharabah adalah PT Bahana Securities, PT Indo Premier Securities, PT Maybank Kim Eng Securities (terafiliasi) dan PT RHB Securities Indonesia.

Beri Komentar