Rian Mahendra (YouTube PO Haryanto Official)
Dream - YouTuber sekaligus Direktur Operasional PO Haryanto Rian Mahendra menyatakan pamit dan tidak lagi menjabat sebagai direktur. Hengkangnya Rian tidak lain karena dia diminta undur diri oleh sang ayah Haji Haryanto.
" Kenapa saya tidak di PO Haryanto, karena Bapak (Haji Haryanto) sudah tidak berkenan saya ada di PO Haryanto lagi, artinya tugas dan tanggung jawab saya di PO Haryanto sudah selesai" katanya dikutip dari channel YouTube PO Haryanto Official.
Alasan dari ‘dipecatnya’ Rian Mahendra adalah karena masalah internal perusahaan. Dia sendiri tak ingin memberi tahu secara detail karena harus menjaga marwah perusahaan dengan orang banyak.
" Kemarin tanggal 22 Juli melalui suratnya yang mungkin sudah banyak beredar di sosial media, saya sudah tidak bergabung lagi dengan PO Haryanto,” kata Rian.
Pengakuan Rian cukup mengejutkan banyak pihak, khususnya dunia otobus. Meskipun demikian Rian mengaku menerima keputusan sang ayah dengan lapang dada.
" Hubungan ayah dan anak tidak akan terpisahkan ada ikatan darah. Tapi perusahaan berbeda, ini adalah hal dunia. Kalau Bapak sebagai pimpinan perusahaan sudah tidak berkenan gua di sana ya sudah. Lagian gua sudah lama," jelas Rian Mahendra.
Sosok Rian di PO Haryanto sudah tidak asing, dalam sepak terjangnya dia sudah mengelola PO Haryanto selama 19 tahun. Perusahaan otobus yang berasal dari Kudus Jawa Tengah ini cukup terkenal di kalangan bus Indonesia.
PO Haryanto berdiri sejak 2003 dan didirikan langsung oleh sang ayah, Haji Haryanto. Ini merupakan perusahaan keluarga, Rian adalah anak pertama.
Malalui videonya itu Rian nampak mengenang masa awal membangun jalur yang dahulu begitu panas. Seperti membuka rute Pulogadung, Malang, Kartosuro, Madura dan sebagainya. Rian telah berjibaku mengelola PO Haryanto sejak 2003.
" Dan Selama saya 19 tahun di PO Haryanto, Alhamdulillah saya belum pernah gagal dalam membuka jalur satu pun" ujar Rian.
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya

10 Masalah Kesehatan yang Risikonya Bisa Dikurangi dengan Rutin Berolahraga

Raja Herbal dari Ketapang Sebagai Benih Kemandirian Ekonomi Desa