5 Ribu Driver Bonceng Unjuk Kekuatan, Konvoi di Hari Sumpah Pemuda

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 28 Oktober 2019 17:48
5 Ribu Driver Bonceng Unjuk Kekuatan, Konvoi di Hari Sumpah Pemuda
Mereka berkeliling Jakarta untuk memeriahkan Sumpah Pemuda.

Dream – Sebanyak 5000 sopir ojek online dari aplikasi transportasi online, Bonceng, menggelar konvoi sekeliling Jakarta. Konvoi digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari ini, (Senin, 28 Oktober 2019).

“ Sebanyak 5.000 pengemudi aplikasi Bonceng menggelar konvoi keliling Jakarta. Hal ini dilakukan guna memperingati Hari Sumpah Pemuda,” tulis akun Instagram @jktinfo, dikutip Dream hari ini.

Bonceng konvoi hari ini.© Akun Instagram @jktinfo

Head of Driver Community Bonceng, Ronald Sudarma, mengatakan ide kegiatan ini datang dari para sopir ojek dan tidak diinisiasi perusahaan. Sebagai bagian Dikatakan bahwa acara ini identik dengan warna merah putih.

Rolanld menjelaskan para driver hanya meminta izin kepada manajemen untuk memeriahkan Sumpah Pemuda dengan konvoi dan berkumpul di Lapangan Banteng. Jakarta.

“ Di sana para driver akan menggelar pengibaran Bendera Merah Putih, disusul pembacaan naskah Sumpah Pemuda,” kata dia di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com.

Para pengemudi ingin para pemuda tak melupakan momen bersejarah. “ Pemuda Indonesia harus gigih dalam berjuang dan berkarya. Jangan minder meski harus berjuang menjadi driver transportasi online. Itulah pesan yang akan disampaikan,” kata dia,

1 dari 4 halaman

Rute Konvoi

Pada momen tersebut, manajemen Bonceng akan mengaktifkan account driver terverifikasi secara serempak,. Aksi ini juga menandai mulainya beropetasinya Bonceng secara penuh untuk wilayah Jabodetabek.

CEO Bonceng, Faiz Noufal, mengungkapkan, rute konvoi yang akan dilalui dari titik kumpul di daerah Senayan mulai pukul 10.00 akan menyusuri jalan Sudirman-Thamrin lurus hingga stasiun kota.

" Kemudian kembali ke arah jalan Gajah Mada, menyusuri jalan Juanda dan akan masuk lapangan Banteng di siang hari sebagai titik kumpul terakhir," kata dia.

Oleh karena itu, Faiz melanjutkan, manajemen Bonceng meminta maaf kepada seluruh masyarakat Jakarta apabila penjalanan menjadi sedikit terganggu.

" Para driver yang akan menggelar konvoi pun sudah sepakat untuk menggelar acara dengan tertib, damai, dan taat lalu lintas," kata Faiz.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Iskandar)

2 dari 4 halaman

Ojek Online Baru `Bonceng` Meluncur, Apa Bedanya dari Gojek dan Grab?

Dream - Gojek dan Grab bakal kedatangan pesaing baru. Sebuah aplikasi bari transportasi online telah diperkenalkan ke publik masyarakat dengan nama Bonceng.

Untuk memikat para penggunanya, Bonceng menyatakan aplikasinya berbeda dari layanannya transportasi online yang sudah ada. Salah satu unggulannya adalah membebaskan segala potongan atau pun beban biaya transaksi kepada driver.

 

© Dream

 

Mengutip laman Liputan6.com, aplikasi yang dirilis Sabtu, 10 November 2018 ini hanya meminta syarat driver bisa menerima pesanan jasa yang masuk. Setiap transaksi yang diperoleh sepenuhnya akan masuk kantong driver.

Terkait tarif, Bonceng juga memiliki sistem biaya yang berbeda dari aplikasi lain. Tarif yang dikenakan bukan lagi per kilometer perjalanan, melainkan harga cluster berdasar radius jarak perjalanan yang dikelompokkan dalam beberapa harga yang bulat.

Tarif ditetapkan mulai dari Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 15.000, Rp 20.000 dan seterusnya.

3 dari 4 halaman

Bedanya dengan Gojek dan Grab

Perbedaan yang diberikan Bonceng dari aplikasi lain adalah konsumen dapat memesan layanan penjemputan sesuai dengan waktu yang diinginkan hingga tujuh hari ke depan.

Konsumen juga bisa memesan lebih awal sesuai jam yang diinginkan.

Untuk menjamin keselamatan penumpang dan driver, aplikasi ini juga menyediakan panic button dengan ikon lonceng pada saat perjalanan. Bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, konsumen tinggal menekan tombol tersebut dan langsung akan terkoneksi dengan kantor polisi, layanan ambulans, hingga kontak kerabat terdekat.

4 dari 4 halaman

Mengapa Bonceng dan Merah Putih?

Disinggung soal nama aplikasinya, manajemen Bonceng mengklaim ingin membuat brand yang tidak terbebani dengan istilah kebarat-baratan dan dapat menunjukkan jati diri asli Indonesia. Warna dominan dari jaket dan helm pengemudi adalah warna merah dan putih.

Warna tersebut adalah warna kebesaran bendera Indonesia. Bonceng mulai merekrut driver pada 28 Oktober, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Dan Bonceng mulai mengenalkan diri pada 10 November bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Mengutip data app store Google, aplikasi ini telah diunduh lebih dari 5000 kali dan mendapatkan rate 3,9. Tertulis nama Bonceng Indonesia sebagai pembuat dari aplikasi tersebut. 

Kita tunggu saja kiprah aplikasi transportasi online ini di Indonesia? (Sah)

(Sumber: Liputan6.com/Iskandar)

Beri Komentar