PHRI Diimbau Lengkapi Fasilitas Demi Manjakan Traveler Muslim

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 10 Februari 2020 19:36
PHRI Diimbau Lengkapi Fasilitas Demi Manjakan Traveler Muslim
Wisata halal dipercaya bisa mendongkrak turis Muslim, baik dari luar maupun dalam negeri.

Dream - Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, kembali menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Indonesia sebagai pionir sekaligus rujukan dalam pelayanan tambahan kepada wisatawan Muslim. Tujuannya tak hanya menarik minat turis Muslim dari luar negeri, tetapi juga memenuhi kebutuhan dan kenyamanan wisatawan Muslim dari dalam negeri.

“ Dalam kesempatan ini saya ingin menegaskan kembali bahwa sesungguhnya itulah yang disebut dengan wisata halal yaitu layanan yang membuat nyaman wisatawan muslim ketika berkunjung ke suatu destinasi,” kata Ma’ruf dalam Munas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Karawang, Jawa Barat, dikutip dari Merdeka.com, Senin 10 Februari 2020.

Dia meminta asosiasi untuk mengembangkan sektor pariwista halal di Indonesia, terutama di bidang akomodasi, kuliner, sampai kebutuhan beribadah.

“ Misalnya wisatawan yang beragama Islam, sangat membutuhkan fasilitas untuk dapat menjalankan ibadah melaksanakan shalat dan menikmati makanan halal dengan mudah,” kata Ma’ruf.

1 dari 5 halaman

Negara Lain Sudah Terlebih Dahulu Lakukan

Ma’ruf menilai penting bagi pelaku industri pariwisata untuk menyediakan layanan tambahan seperti tempat ibadah atau shalat yang laik dan bersih, serta menu makanan halal. Dengan fasilitas tersebut, dia yakin wisatawan muslim akan meningkat karena merasa lebih nyaman mengunjungi destinasi wisata tersebut.

Bahkan, karena besarnya potensi wisatawan muslim, kesadaran untuk memberikan pelayanan tambahan seperti itu sudah dilakukan oleh negara-negara lain. Misalnya Jepang, Australia, Rusia dan negara-negara eropa lainnya.

“ Hal itu dilakukan dengan tujuan bisa menarik lebih banyak wisatawan muslim, yang jumlahnya meningkat tajam dari waktu ke waktu, untuk berkunjung ke destinasi wisata mereka,” kata dia.

Mantan Ketua MUI itu pun menegaskan bahwa tidak benar bila wisata halal diartikan sebagai upaya untuk mensyariahkan destinasi wisata. Oleh karena itu, dalam konteks wisata halal ini pemerintah telah berkomitmen untuk terus mendorong kemajuannya.

" Untuk itu, saya meminta dukungan aktif dan kerjasama dari PHRI dalam memberikan layanan halal, utamanya di destinasi wisata dengan menyediakan kebutuhan wisatawan yang tidak saja berkualitas baik dan higienis, namun juga halal, halalan thayyiban," kata Ma’ruf.

2 dari 5 halaman

Dukung Wisata Halal Ibukota, Bank DKI Siapkan Produk Syariah

Dream - Bank DKI mendukung wisata halal yang tengah dikembangkan Pemprov DKI Jakarta. Bank Pembangunan Daerah (BPD) ini telah memiliki beragam produk dan layanan keuangan syariah yang siap digunakan untuk membantu sektor ini.

Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdalim, dikutip Dream dari Merdeka.com, Jumat 29 November 2019, menjelaskan produk syariah yang dipersiapkan bisa digunakan untuk mendukung berbagai keperluan perbankan dari pelaku industri pariwisata halal seperti JakQR, JakOne Mobile, dan JakCard.

“ UUS Bank DKI memiliki berbagai produk, mulai dari berbagai dana pihak ketiga ataupun pembiayaan untuk keperluan modal kerja atau pengembangan usaha,” kata Babay di Jakarta.

 

 © Dream

 

Sejumlah langkah juga telah dilakukan unit usaha syariah (UUS) Bank DKI untuk mendukung destinasi halal, termasuk menandatangani kesepahaman dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama tentang jaminan produk halal dan pengembangan kelembagaan.

Bank DKI menyampaikan komitmennya untuk membantu proses sertifikasi halal dan mendukung sistem pembayaran.

3 dari 5 halaman

Sediakan Produk dan Layanan kepada Berbagai Komponen Industri Halal

Selain itu, UUS Bank DKI telah menyediakan produk dan layanan perbankan kepada berbagai komponen industri halal, termasuk tour and travel yang menyediakan pariwisata halal.

" Di sektor keuangan syariah, kita memberikan penyaluran kredit dalam bentuk pembiayaan modal kerja linkage kepada berbagai pihak seperti Koperasi Syariah, Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Pegadaian Syariah, Multifinance Syariah, UMKM dan para supplier BUMD DKI Jakarta," kata dia.

Ke depan, lanjut Babay, indutri halal akan semakin berkembang mengingat jumlah Muslim yang dominan di Indonesia dan kesadaran gaya hidup halal. Ini menjadi peluang bisnis yang menjanjikan karena masyarakat Muslim lebih memilih produk halal di pangan, keuangan, pariwisata, fesyen, pendidikan, hingga pelayanan medis.

4 dari 5 halaman

Mengintip Wisata Edukasi Saung Sarongge

Dream – Saung Sarongge terkenal sebagai desa wisata dan edukasi. Perekonomian di Desa Sarongge, digerakkan oleh ibu-ibu yang aktif dan kreatif memanfaatkan sumber daya alam lokal untuk dijadikan produk yang berguna dan bernilai ekonomi.

Pengelola Saung Sarongge, Wiwiek, mengatakan desa ini menyediakan paket wisata. Paket ini terdiri atas paket karyawisata dan tracking.

 Kamu bisa melihat peternakan domba di Saung Sarongge© Dream.co.id/Alfisalima Puteri

“ (Ada juga) menginap di camping ground dengan suasana kaki Gunung Gede,” kata Wiwiek di acara media trip Permata Bank, Cianjur, Jawa Barat, 11 Oktober 2019.

5 dari 5 halaman

Diajak Tanam Pohon

Pengunjung akan diajak menanam pohon kopi, belajar ternak domba, melihat perkebunan organik serta proses pembuatan pupuk organik, yang meggunakan kotoran domba dan urin kelinci sebagai bahan utama.

Selain itu Saung Sarongge juga menyediakan workshop pembuatan sabun sereh, kerajinan bambu dan pengolahan ulat sutra.

 Pengunjung akan diajak melihat-lihat perkebunan organik di Saung Sarongge.© Dream.co.id/Alfisalima Puteri

Sebagai buah tangan, pengunjung dapat membeli sabun sereh, sambal botolan, teh sereh instan dan jamu yang merupakan sejumlah hasil produksi oleh kaum perempuan di Desa Sarongge.

(Laporan: Alfi Salima Puteri)

Beri Komentar