Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

1 dari 2 Orang Ikhlas Kerja Bergaji Rendah

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 14 Mei 2014 08:08
1 dari 2 Orang Ikhlas Kerja Bergaji Rendah
Karir di perusahaan nirlaba bagi sebagian orang memiliki masa depan yang meragukan. Namun dibalik itu, masih ada peminat yang rela bekerja lama dengan bergaji rendah untuk bisa meniti karir.

Dream - Sebuah fakta mengejutkan datang dari para pencari kerja di kelompok negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA). Disebutkan, mereka lebih berminat bekerja di sektor non-profit meskipun digaji rendah dengan jam kerja lebih lama.

Sebuah survei bertajuk " Bekerja di bidang non-profit di negara-negara MENA (Working for Non-profit Organisations in the MENA)" oleh situs penyedia informasi pekerjaan The Bayt.com. Hasilnya, sebanyak 52,3 persen responden mengaku bekerja di sektor non-profit sangat menyita waktu keluarga dan kesehatan dibanding berkarir bidang lainnya.

Untuk masalah gaji, delapan dari sepuluh atau 77,9 persen responden menganggap kurang menarik. Tingkat keamanan profesi yang dijalani juga termasuk rendah menurut 75,2 persen responden. Sementara 60,5 persen responden mengatakan perkembangan karirnya tidak terlalu cerah.

Hasil mengejutkannya, survei yang digelar antara Maret dan April lalu itu menemukan 52,8 persen responden pekerja di sektor non-profit sama kompetitifnya dengan pekerja sektor lainnya. Bahkan para pekerja ini bisa lebih kompetitif.

Fakta lain yang menarik dari survei yang dilansir Dream.co.id dari laman Arabianbusiness, Rabu 14 Mei 2014 juga menemukan 47,5 persen responden mengaku ngin bekerja di sektor non-profit, sementara 41,9 persen lainnya masih pikir-pikir. Sisanya, 5,4 persen menyatakan tidak akan pernah bekerja di sektor non-profit.

Bagi mereka masih berpikir ulang untuk bekerja di sektor non-profit, 88,2 persen berharap digaji dan 51 persen responden percaya akan mendapat gaji yang tinggi.

Peluang kerja di sektor non-profit ternyata juga terbatas di beberapa negara. Empat dari sepuluh responden (42,8 persen) yakin peluang untuk bekerja di sektor non-profit di negaranya sangat sedikit. Sementara 31,2 persen responden percaya bahwa tidak ada peluang kerja di sektor non-profit di negara mereka. Dan 26 persen sisanya yakin peluang kerja itu ada.

Suhail Masri, Vice President of Sales Bayt.com menjelaskan polling ini bertujuan memberikan gambaran kepada para profesional dan pencari kerja tentang peluang kerja di wilayah MENA, terlepas dari negara, jenis industri, jenis pekerjaan, jenis organisasi, termasuk organisasi non-profit. (Ism)

Beri Komentar