Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

10 Saham Syariah Paling Berkilau di Awal 2014

Reporter : Editor Dream.co.id
Senin, 28 April 2014 08:00
10 Saham Syariah Paling Berkilau di Awal 2014
IHSG mencetak kinerja terbaik diantara bursa saham dunia. Hal ini berimbas pada indeks Jakarta Islamic Index. Siapa efek syariah pencetak kenaikan tertinggi?

Investasi saham sedang " gurih" awal tahun 2014 ini. Kian banyak diminati orang. Pasar modal Indonesia bahkan menjadi pencetak untung terbesar diantara bursa-bursa raksasa seperti Wall Street Amerika Serikat maupun Nikkei dari Jepang. Para investor membludak dari luar negeri maupun dari dalam negeri sendiri. 

Bursa saham Indonesia menjadi yang terbaik di dunia dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 14,44% sampai 2 April 2014. Pencapaian ini jauh diatas bursa Filipina yang naik 11,84% dan Wall Street yang tersungkur di bilangan 0,02%.

Dan berkah lonjakan ini tak hanya dirasakan investor konvensional semata. Para pemodal selektif,  yang hanya memilih emiten syariah pun ikut kejatuhan rezeki.

Rujukan yang dipakai untuk menilai emiten syariah itu adalah Jakarta Islamic Index (JII) yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia.  Indeks JII ini merangkum 30 saham syariah paling likuid dan berkapitalisasi pasar besar.

Sama dengan IHSG, indeks saham JII juga mengalami lonjakan signifikan, naik sekitar 12,55%.

Dalam pemeringkatan kinerja saham syariah yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah (DES), Dream mencoba mengkompilasi kenaikan harga saham terhitung awal Januari hingga 28 Maret 2014.

Secara mengejutkan, emiten-emiten bluechip justru tak masuk dalam daftar 10 besar peraih kenaikan harga saham tertinggi. Saham-saham keping biru ini tersisih oleh sejumlah efek yang boleh dibilang bernilai murah.

Catatan Dream menemukan tujuh efek syariah yang tersungkur usai tak bisa mengelak dari koreksi harga. Penurunan berkisar antara 0,85% hingga 20,55%.

Sementara efek syariah yang mencetak kenaikan harga saham berkisara di rentang 0,19% hingga 41,43%.

Berikut adalah 10 saham syariah pencetak kenaikan harga saham tertinggi di kuartal I-2014:

10. Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Harga penutupan 30 Desember 2013: Rp 4.475
Harga penutupan 28 Maret 2013 : Rp 5.125
Kenaikan: 14,53%

9. Sentul City Tbk (BKSL)

Harga penutupan 30 Desember 2013: Rp 157
Harga penutupan 28 Maret 2013 : Rp 181
Kenaikan: 15,29%

8. Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP)

Harga penutupan 30 Desember 2013: Rp 20.000
Harga penutupan 28 Maret 2013 : Rp 23.375
Kenaikan: 16,88%

7. Kalbe Farma Tbk (KLBF)

Harga penutupan 30 Desember 2013: Rp 1.250
Harga penutupan 28 Maret 2013 : Rp 1.465
Kenaikan: 17,2%

6. Charoen Pokphand Indonesia (CPIN)

Harga penutupan 30 Desember 2013: Rp 3.375
Harga penutupan 28 Maret 2013 : Rp 3.995
Kenaikan: 18,37%

5. Lippo Karawaci Tbk (LPKR)

Harga penutupan 30 Desember 2013: Rp 910
Harga penutupan 28 Maret 2013 : Rp 1.085
Kenaikan: 19,23%

4. Bumi Serpong Damai (BSDE)

Harga penutupan 30 Desember 2013: Rp 1.290
Harga penutupan 28 Maret 2013 : Rp 1.635
Kenaikan: 26,74%

3. Jasa Marga Tbk (JSMR)

Harga penutupan 30 Desember 2013: Rp 4.725
Harga penutupan 28 Maret 2013 : Rp 6.000
Kenaikan: 26,98%

2. Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)

Harga penutupan 30 Desember 2013: Rp 430
Harga penutupan 28 Maret 2013 : Rp 595
Kenaikan: 38,37%

1. Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

Harga penutupan 30 Desember 2013: Rp 70
Harga penutupan 28 Maret 2013 : Rp 99
Kenaikan: 41,43%

Beri Komentar