Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber: Shutterstock)
Dream - Kata orang umur 25 adalah fase untuk mulai menyiapkan masa depan. Hal ini karena di usia tersebut, biasanya seseorang sudah menyelesaikan pendidikan tingginya, juga sudah merasakan pengalaman kerja yang sebenarnya. Selain itu, apabila sudah memiliki penghasilan sendiri, akan lebih baik jika mulai memikirkan menyiapkan empat tabungan ini.
Tabungan untuk Sekolah Lagi
Karir yang bagus memang tak lepas dari pendidikan yang dimiliki. Dari hasil kerja, tak ada salahnya untuk menyiapkan tabungan sekolah lagi. Siapa tahu, jika penat bekerja, dan ingin menimba ilmu lebih dalam, di kemudian hari bisa kembali daftar S2 misalnya. Sebab, diakui atau tidak, di masa depan pendidikan akan menjadi tolok ukur penting dalam mencapai titik tertinggi kesuksesan karir.
Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
Sampai kapan mau tinggal di rumah kos? Tentu salah satu mimpi generasi muda, adalah bisa memiliki rumah secara mandiri. Salah satu investasi yang dapat dipilih dengan mulai mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tak masalah jika ukuran rumah tak terlalu besar, setidaknya sebagai hunian pertama hingga berkeluarga. Kelak, jika anak sudah masuk usia sekolah, bisa dilanjutkan untuk mulai mengambil kredit rumah yang lebih besar.
Tabungan Menikah
Di usia berapa kamu ingin menikah? Jika sudah menentukan target usia, tinggal sekarang mulai menyiapkan tabungan pernikahan. Sebab, di masa depan biaya nikah tak bisa dipungkiri semakin mahal. Dengan memiliki tabungan, paling tidak nanti beban resepsi pernikahan bisa lebih ringan.
Tabungan Haji
Muslim mana sih yang tak ingin naik haji paling tidak sekali seumur hidup? Supaya mimpi tersebut bisa lebih terealisasi atau menjadi kenyataan, imbangi niat dengan sekalian membuka tabungan haji. Salah satunya lewat CIMB Niaga Syariah. Lewat Kartu Debet Haji dan Umrah, kamu bisa mendapatkan keuntungan untuk keperluan beribadah haji di Tanah Suci nanti.
Keuntungan tersebut mulai dari bebas tarik tunai yang bisa dilakukan di ATM Al Rajhi, di mana ATM tersebut sudah dilengkapi fiturBahasa Indonesia, di Arab Saudi. Dengan Kartu Debet CIMB Niaga Syariah, manfaat bebas tarik tunai juga bisa dinikmati di jaringan ATM CIMB Group, Mastercard & MEPS, juga ATM Bersama/Prima di seluruh dunia.
Bukan hanya itu, Kartu Debit Haji dan Umrah dari CIMB Niaga Syariah telah dilengkapi dengan teknologi chip dan PIN dan fitur 3D Secure Online Shopping, yang membuat transaksi, termasuk belanja online menjadi lebih nyaman, juga aman. Lebih lanjut, kirimkan pertanyaan seputar tabungan haji dan umrah #ForwardSpiritualJourney di sini. Bagi penanya yang beruntung, bisa membawa pulang tabungan iB Pahala Haji senilai Rp25 juta atau satu nomor porsi haji gratis.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya