7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kamu Bisa Melunasi Utang Dengan Waktu Singkat Dan Dengan Cara Yang Aman Tentunya. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Hidup terasa menyenangkan dan bahagia jika kita tak punya utang. Tak ada beban keuangan, tak ada kekhawatiran untuk membayar utang. Apalagi sampaidebt collector yang terkenal 'galak' datang ke rumah.
Seseorang yang memutuskan mengambil utang tentu harus menyadari adanya kewajiban untuk membayar cicilan rutin. Biasanya besarnya cicilan ditetapkan sesuai jangka waktu atau tenor pinjaman. Kamu bisa berutang untuk jangka waktu 3 bulan sampai 60 bulan atau 5 tahun.
Memiliki utang sampai tahunan tentu bisa menjadi beban keuangan si pengutang. Gaji atau penghasilan yang diperoleh tidak akan dinikmati secara penuh karena harus mengangsur utang sampai lunas.
Namun kamu sebetulnya bisa melunasi utang dalam waktu sebulan. Mau tahu caranya?
Dikutip dari Cermati.com, Senin 2 November 2020, pertama, hidup hemat. Coret semua pengeluaran yang masih ditunda atau tidak terlalu mendesak. Berhenti jajan di luar, seperti belanja pakaian, makan di restoran, dan nonton bioskop.
Hidup hemat dengan memasak makanan di rumah dan membawa bekal makan siang dari rumah jika bekerja di kantor. Apalagi, saat ini ekonomi sedang susah karena ada resesi. Uang yang dihemat ini bisa digunakan untuk melunasi utang.
Kedua, berhenti menggunakan kartu kredit. Menggunakan kartu kredit boleh-boleh saja, tapi melihat situasi dan kondisi keuangan terlebih dahulu. Jika punya utang, jangan menambahnya dengan yang baru atau membuat utang akan semakin banyak.
![]()
Menggunakan kartu kredit sama saja dengan berutang. Ada bunganya. Jika telat membayar, kamu bisa dikenakan denda. Bahkan, barang berharga akan disita jika sampai gagal bayar.
Jika utang lunas, jangan membawa kartu kredit dalam dompet. Simpan saja di rumah. Kalau perlu, tutup kartu kredit jika bertekad mengendalikan nafsu belanja.
Ketiga, mencari pekerjaan sampingan. Butuh usaha ekstra untuk melunasi utang dalam waktu sebulan. Tak mungkin, kan, semua gaji digunakan untuk melunasi utang.
Lebih baik kamu mencari pekerjaan sampingan. Tujuannya untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Contohnya dengan menjual keterampilan dan keahlian, seperti menjadi penulis lepas, freelance fotografi, driver taksi atau ojek online, atau yang lagi tren sekarang ini jadi influencer, Youtuber, atau selebgram.
Lakukan pekerjaan tersebut setelah pulang kantor, ditambah dengan bekerja di hari libur. Waktu sebulan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengumpulkan banyak uang. Hasilnya, kamu bisa pakai untuk melunasi utang.
Keempat, menggadai barang untuk membuka usaha. Jika punya hobi berniaga atau berdagang, kamu bisa membuka usaha, misalnya jualan online pakaian. Namun, modal usaha jangan dari pinjaman atau utang. Carilah modal dengan menggadaikan barang berharga di rumah, seperti emas perhiasan, BKPB motor atau mobil, sertifikat tanah, atau lainnya.

Begitu mengantongi dana segar untuk modal usaha, segera mulai membangunnya. Dalam waktu sebulan, keuntungan yang diperoleh dapat dipakai untuk melunasi utang.
Jika masih kurang dananya, kamu bisa menambahkan dari sisa hasil gadai barang. Dengan begitu, kamu menggadaikan barang untuk sesuatu yang produktif dan menghasilkan, bukan sekadar digunakan untuk melunasi utang dan akan habis dalam sekejap.
Kelima, menjual barang tak terpakai. Barang yang sudah tak terpakai buat apa disimpan terus. Itu akan memenuhi ruangan dan membuat rumah sesak. Alangkah baiknya jika barang yang tidak digunakan, dijual kembali.
Ada banyak situs jual beli barang bekas yang bisa menjadi media pemasaran, termasuk sosial media. Teknologi ini bisa mempermudah kamu untuk mengumpulkan uang.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?