Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kesalahan Dalam Mengelola Keuangan Bisa Membuat Dompet Kosong Melompong.
Dream – Sahabat Dream, datang ke pernikahan bisa menjadi hal yang mengerikan. Tapi, ada yang lebih mengerikan lagi, yaitu ceroboh dalam mengatur keuangan yang bisa bikin berantakan.
Uang serasa mengalir tanpa kendali. Akhirnya, kita menjadi bangkrut alias tongpes (kantong kempes)
Ada beberapa kesalahan keuangan yang tanpa sadar kita lakukan. Misalnya, tidak mengatur keuangan kita.
Ya, walaupun kita bukan investor yang aktif, membuat anggaran keuangan menjadi sangat penting. Tujuannya tak lain untuk mengawasi perginya uang kita dan memprediksi seberapa besar kebutuhan yang sebenarnya.
Kesalahan yang lainnya adalah tidak memiliki investasi. Masalah ini terjadi pada orang-orang yang berpendidikan baik dan bisa menghasilkan uang dengan baik.
Sayangnya, mereka lupa akan pentingnya investasi dan cenderung meninggalkan uang mereka di rekening tabungan. Padahal, investasi adalah salah satu cara untuk memupuk kekayaan.
Lalu, apa lagi?
Dilansir dari Go Girl Finance, Minggu, 14 Mei 2017, ada lima kesalahan keuangan yang kerap Sahabat Dream lakukan. Yang pertama adalah tidak menabung untuk dana pensiun.
Walaupun masa pensiun masih lama, sebaiknya mulai menyisihkan uang untuk keperluan hari tua. Jadi, ketika masa itu tiba, hari-hari tua Sahabat Dream akan sejahtera.
Yang kedua, terlalu banyak mengecek saldo ATM. Apalagi jika dilakukan di ATM milik bank yang bukan tempat kita menabung. Saldo rekening terkadang membuat kita was-was, lho, Sahabat Dream.
Biasanya, bank tidak membebankan biaya jika nasabah mengecek saldo di ATM bank yang bersangkutan. Namun, di ATM lain, bank bisa mengenakan biaya pengecekan. Misalnya, bank non-BUMN akan dikenakan tarif Rp4 ribu jika mengecek saldo di ATM Link—jaringan ATM milik bank-bank BUMN.
Ketiga, terlalu banyak berinvestasi. Investasi memang penting dan bisa menjadi jalan untuk memupuk kekayaan. Akan tetapi, ingat, jangan terlalu banyak menganggarkan uang untuk nvestasi.
Jangan terlalu ngoyo dalam berinvestasi, misalnya membeli saham banyak-banyak. Investasilah secara proporsional. Cobalah buat anggaran keuangan untuk semua aspek dan usahakan pelaksanaannya sesuai dengan anggaran.
Keempat, tidak memiliki asuransi kesehatan. Orang yang tidak pernah pergi ke dokter terlihat tidak ada masalah untuk menabung. Tapi, tak ada yang tahu kapan penyakit itu datang.
Sekalinya sakit, ada kemungkinan uang jutaan rupiah akan keluar untuk perawatan, misalnya untuk perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD). Tak ingin itu terjadi? Sisihkanlah uang untuk ikut serta dalam asuransi kesehatan. Setidaknya asuransi kesehatan bisa menyelamatkan kantong Sahabat Dream dari biaya perawatan kesehatan,
Kelima, menggunakan kartu kredit untuk semua kebutuhan. Sebenarnya, tidak masalah jika membayar keperluan dengan kartu kredit, misalnya cicilan tiket pesawat.
Tapi, jika semua pembelian dibebankan kepada kartu kredit, hal ini akan membuat tagihan. Kalau sudah begini, gaji yang akan terancam. Besar kemungkinan sebagian besar gaji akan habis untuk membayar tagihan kartu kredit.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya