Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Ketika merintis bisnis, seseorang akan langsung berhadapan dengan segala jenis risiko. Salah satunya adalah risiko keuangan.
Sebelum tidak sengaja mempertaruhkan semua masa depan finansial demi bisnis, lebih baik lindungi kekayaan finansial pribadi.
Perlu diingat, bisnis adalah “ permainan” yang berisiko dan bisnis bisa mudah menggerus kekayaan jika keuangan pribadi dan keuangan bisnis dicampur.

Dilansir dari Business.com, Jumat 5 Mei 2017, ada tiga cara untuk melindungi keuangan pribadi dari risiko bisnis.
Pertama, tetap memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan bisnis. Jangan menaruh kekayaan pribadi di sesuatu yang berisiko. Lebih catatlah pengeluaran pribadi dan pengeluaran bisnis di buku terpisah.
Kedua, carilah asuransi. Ketika hendak memulai bisnis, alangkah baiknya mulai mencari asuransi, terlebih untuk asuransi bisnis. Asuransi bisnis akan melindungi bisnis dalam jangka panjang karena itu meringankan risiko dan tanggung jawab yang harus dibayarkan.

Ketiga, hindari kelalaian dalam berbisnis. Kelalaian dan kecurangan bisa berdampak buruk bagi dampak terhadap bisnis. Cara terbaik melindungi finansial pribadi dari kecurangan dan kelalaian berbisnis adalah mendokumentasikan bisnis secara rapi.
Dokumentasi ini bisa digunakan sebagai “ senjata” jika sewaktu-waktu ada yang menuntut bisnis yang dijalankan. (Ism)
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%