Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Seorang Wanita Sedang Membuat Poci Dari Tanah Liat.
Dream – Dalam dunia bisnis, para pelaku usaha kerap menghadapi sejumlah kendala. Sebut saja omzet turun atau penjualan terhambat. Namun, ada dua masalah utama yang kerap ditemui pelaku usaha dalam berbisnis.
"Yang pertama, kita ini seperti menyetir dalam kondisi 'buta' (dalam menjalankan bisnis)," kata perencana keuangan syariah, Ahmad Ghozali, dalam acara "Membangun Bisnis sesuai Syariah" di kompleks Al Azhar, Jakarta, Jumat 7 April 2017.
Menurut Ghozali, usaha tanpa mengetahui dasar-dasar berbisnis sama dengan menyetir kendaraan tanpa memahami rambu-rambu lalu lintas. Padahal, dasar-dasar bisnis seperti pemahaman omzet dan pemisahan keuangan antara keuangan pribadi dan usaha sangatlah penting.
Prinsip yang ke dua, lanjut dia, adalah riba. Tidak jarang pelaku usaha berurusan dalam riba. Untuk itu, dia meminta pelaku usaha untuk menghindarinya.
"Berbisnis jangan dalam kondisi riba karena tidak akan berkembang. Kalaupun berkembang, (bisnisnya) akan rapuh sekali. Kalau mau, jauhi riba, perbanyak bisnis," kata Ghozali.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari