Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Manakah Negara Yang Paling Baik Untuk Berbisnis?
Dream – Wharton University dan perusahaan riset pasar, Y&R, belum lama ini merilis indeks negara terbaik untuk memulai bisnis. Negara-negara di Eropa Tengah dan Eropa Utara mendominasi peringkat dunia ini.
Dilansir dari Business Insider, Kamis 30 Maret 2017, dua instansi ini mengevaluasi 80 negara yang memegang 95 persen dari produk domestik bruto (PDB) dunia. Wharton University dan Y&Rmenggunakan beberapa faktor untuk memeringkat “ negara terbaik”, seperti wirausaha, warisan, kualitas hidup, dan keterbukaan untuk bisnis.
Sementara itu, indeks “ keterbukaan untuk bisnis” ini memiliki faktor-faktor, seperti biaya produksi manufaktur, birokrasi, pajak, transparansi, hingga tingkat korupsi.
Ada lima negara teratas yang menduduki predikat sebagai negara terbaik untuk bisnis. Panama menjadi negara teratas bagi para pebisnis. Negara ini menjadi negara Amerika satu-satunya yang didapuk sebagai negara terbaik untuk berbisnis. Panama yang mendapatka gelar negeri tax haven ini mendapatkan skor 10 dari 10 tentang pajak walaupun negara ini lebih korup daripada negara-negara lainnya yang masuk daftar Wharton University dan Y&R.
Yang kedua ada Luksemburg. Negara kecil di Eropa Barat ini juga kerap disebut sebagai surga pajak karena insentif pajak yang diberikan kepada pengusaha cukup besar. Tujuannya untuk menarik investasi ke dalam negerinya. Pajak yang diberikan oleh Luksemburg termasuk yang paling kompetitif di seluruh dunia.
Peringkat ketiga sebagai negara terbaik di dunia bagi pebisnis adalah Swiss. Negara federal telah lama mendapat predikat sebagai negara terbaik untuk tempat tinggal dan bekerja. Di sana, aturan pajaknya kompetitif, punya pemerintahan yang transparan, dan tingkat korupsinya rendah. Swiss mendapatkan nilai tinggi di semua indeks sebagai negara terbaik di dunia.
Posisi keempat dihuni oleh Denmark. Denmark memiliki level korupsi yang rendah, transparansi pemerintahan yang tinggi, tenaga kerja yang sangat terlatih, dan memiliki PDB per kapita sebesar US$45.700 (Rp608,84 juta).
Di peringkat kelima, ada Finlandia. Negara asal Nokia ini masuk ke 5 besar negara terbaik dunia karena memiliki indeks tertinggi untuk transparansi pemerintah dan level korupsi paling rendah. Finlandia mendapatkan nilai 5 untuk subindeks Keterbukaan Bisnis dan peringkat ke-7 untuk indeks Kualitas Hidup.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya