Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Lelah melihat rekan kerja yang terus mendapat promosi, kenaikan gaji, dan karir melesat? Anda mungkin bukan sat-satunya yang merasakan perasaan ini.
Seringkali para pegawai sebuah perusahaan mendapati posisinya tak tak kunjung beranjak. Karir mentok adalah persoalan yang banyak ditemukan para pekerja dimana pun. Tak jarang, banyak orang memilih berhenti kerja dan mengubah jalur karir yang dirintisnya. Meski keberhasilannya belum tentu bisa dijamin.
Pilihan menjadi kutu loncat sebetulnya bisa Anda hindari. Upaya memperbaiki masa depan karir sebetulnya masih bisa diselamatkan jika Anda mengetahui caranya.
Pakar karir Adam Zargar dari 2blimitless.com akan memberikan tips untuk membantu memperbaiki masa depan karir dengan cara bersaing secara sehat dan menjadikan Anda anak emas dalam perusahan.
1. Punya visi dan rencana yang jelas
Setiap orang harus punya peta jalan atau cetak biru dalam setiap karirnya. Seorang pilot tidak pernah menerbangkan pesawat sebelum mengetahui koordinat dan memiliki rencana ke mana dan bagaimana menuju tujuan. Fokus dengan puncak karir yang ingin Anda tuju dan langkah-langkah apa yang harus dipenuhi agar bisa meraihnya.
Kerjakan rencana-rencana yang sudah disusun, dan seperti pilot yang kadang menggunakan autopilot, Anda juga harus membuat penyesuaian di tengah jalan agar tetap di jalur menuju puncak karir.
2. Terus belajar
Terus belajar dan perkaya khasanah pengetahuan Anda. Karir ibarat tangga berjalan yang kadang naik, kadang menurun. Karir tidak pernah berhenti pada satu titik. Terus membaca, belajar dan berkembang.
3. Bangun jaringan
Karir akan cepat menanjak jika Anda bisa membangun jaringan di dalam dan luar perusahan. Semakin banyak orang yang Anda kenal, akan semakin besar pula peluang Anda mempercepat karir. Tunjukkan kepribadian dan kualitas di segala kesempatan, baik formal dan informal. Dengan demikian, Anda menciptakan peluang untuk diri sendiri.
4. Bekerja keras secara cerdas
Melakukan segalanya dalam kendali Anda untuk menjadi yang terbaik dan melakukannya di setiap saat. Bekerja lebih cerdas dengan mendahulukan pekerjaan yang besar dan yang paling penting adalah konsentrasi. Tidak ada yang lebih baik selain bekerja keras secara cerdas.
5. Punya mimpi besar
Bekerja tidak perlu harus sesuai dengan peran. Belajar hal lain di luar keahlian bisa menjadi nilai plus bagi Anda dan perusahaan. Dengan menjadikan diri Anda sangat dibutuhkan dan sumber daya yang mumpuni akan memperbesar status dan kredibilitas Anda.
Hal itu akan sangat berguna saat krisis tiba di mana Anda bisa tetap bekerja sementara teman Anda kehilangan pekerjaan.
6. Punya jiwa troubleshooter
Jadilah orang yang selalu punya 3-5 solusi saat mengalami masalah. Sebelum berbagi masalah dengan teman atau bos, setidaknya Anda sudah punya solusi dalam pikiran Anda. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya