Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gucci Termasuk Merek Fesyen Termahal Di Dunia, Lho.
Dream – Apa jawaban kamu jika ditanya brand fashion termahal dunia? Pasti jawabannya Gucci atau Louis Vuitton (LV). Dua brand ini memang selalu jadi acuan dalam urusan melahirkan produk mahal.
Ternyata tak hanya produk yang berharga fantastis, nilai brand fesyen dan aksesoris mewah dua perusahaan ini juga tumbuh 42 persen sejak 2017. Hal ini diungkapkan oleh konsultan pemeringkat merek, Interbrand.
Dilansir dari CNBC, Sabtu 6 Oktober 2018, Interbrand memeringkat merek-merek dari berbagai sektor bisnis, seperti fesyen, otomotif, keuangan, dan barang konsumsi. Merek pakaian mewah ini memiliki kinerja yang paling baik dari sektor-sektor yang ada.
Misalnya, nilai brand Gucci naik 30 persen menjadi US$12,9 miliar (Rp193,84 triliun) dan LV naik 23 persen menjadi US$28,2 miliar (Rp428,11 triliun). Lalu ada juga merek gabungan Hermes, Tiffany&Co, Dior, dan Burberry yang total mereknya senilai US$105,8 miliar (Rp1.606,17 triliun).
Interbrand memuji CEO Gucci, Marco Bizzari, yang menunjuk seorang penasihat berdarah muda untuk merangkul generasi kekinian. Begitu juga dengan LV yang menunjuk desainer Virgil Abloh untuk merancang busana. Perekrutan ini membawa budaya anak muda ke label fesyen.
Chanel menjadi pendatang baru ke dalam daftar merek dengan nilai tertinggi. Nilai brandnya mencapai US$20 miliar (Rp303,62 triliun).
Brand fesyen ini membukukan pendapatan sebesar US$9,62 miliar (Rp146,04 triliun) pada 2017 dan mencetak kenaikan laba sebesar 18,5 persen menjadi US$1,79 miliar (Rp21,17 triliun).
Perusahaan fesyen mewah ini dinilai sukses untuk merespons tren kekinian, seperti mengadopsi budaya “ jalanan”. “ Ini yang membuat label mereka lebih menarik bagi lebih banyak pelanggan,” kata Interbrand dalam laporannya.
Menurut Bizzari, Gucci ingin menyalip LV sebagai label mewah terbesar di dunia. Brand ini membidik pendapatan sebesar US$11,5 miliar. Pada 2017, Gucci membukukan pendapatan sebesar 6,2 miliar euro (Rp108,2 triliun), sedangkan LV lebih dari 8 miliar euro (Rp139,61 triliun).
Peringkat tahunan ini mendaftar 100 merek terbesar di dunia dan mengukur seberapa banyak nama merek yang berkontribusi pada keputusan konsumen dalam membeli produk. Ada juga penilaian lain dari harga, kenyamanan, dan juga kinerja keuangan.
Apple menduduki peringkat teratas dengan nilai sebesar US$214,5 miliar (Rp3.256,38 triliun), naik 16 persen dari tahun lalu. Google menduduki peringkat kedua dan nilai mereknya naik 10 persen menjadi US$155,5 miliar (Rp2.361,44 triliun). Nilai merek Amazon meroket 56 persen menjadi US$100,8 miliar (Rp1.651,72 triliun) dan menjadikannya di peringkat ketiga.
Berikut ini adalah 9 daftar label fesyen mewah dengan nilai terbesar di dunia, versi Interbrand.
1.Louis Vuitton: US$28,6 miliar (Rp428,11 triliun)
2.Chanel: US$20 miliar (Rp303,62 triliun)
3.Hermes: US$16,4 miliar (Rp248,97 triliun)
4. Gucci: US$12,9 miliar (Rp193,84 triliun)
5. Cartier: US$7,7 miliar (Rp106,27 triliun)
6. Tiffany&Co: US$5,6 miliar (Rp85,01 triliun)
7. Dior: US$5,2 miliar (78,94 triliun)
8. Burberry: US$5 miliar (Rp75,9 triliun)
9. Prada: US$4,8 miliar (Rp728,7 triliun)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya