Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber Foto: Dompet Dhuafa)
Dream - Bencana yang melanda Kota Palu, Kabupaten Donggala dan sekitarnya di Sulawesi Tengah (Sulteng), terus mendapatkan perhatian. Terlebih, bencana gempa bumi 7,4 SR yang turut memicu tsunami setinggi 1,5 meter tersebut banyak menelan korban jiwa, di samping infrastruktur yang rusak parah.

Hal ini pun berdampak pada sulitnya pencarian korban. Terlebih jumlah korban terus bertambah, sebagaimana yang diungkapkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, pada Rabu (3/10). Menurut Sutopo hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 1.407 orang.

Tidak berhenti di situ, Sutopo juga menjelaskan jika masih ada 113 orang yang dinyatakan hilang, serta 152 orang dilaporkan tertimbun. Adapun jumlah pengungsi yang tercatat, hingga saat ini sebanyak 70.821 orang. Mereka tersebar di 141 titik pengungsian yang sudah disiapkan oleh pemerintah.

Sementara untuk jenazah korban gempa bumi dan tsunami yang ditemukan dan diidentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, hari ini telah dimakamkan secara masal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Poboya. Dalam pemakaman tersebut, pihak TNI dan Polri, dibantu para relawan dari beragam organisasi, termasuk tim Dompet Dhuafa. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Koordinator Lapangan Tim Relawan Dompet Dhuafa untuk Gempa Bumi dan Tsunami Sulteng, Narwan.
"Hari ini, sebagian tim relawan Dompet Dhuafa membantu proses pemakaman korban di TPU Poboya. Mengingat kondisi jenazah yang sudah mulai mengeluarkan bau menyengat, maka dilakukan pemakaman masal," ungkap Narwan.

Demi meringankan duka korban gempa bumi dan tsunami di Sulteng, Dompet Dhuafa pun membuka donasi kemanusiaan #LoveSulawesi. Donasi tersebut dibuka lewat rekening atas nama Yayasan Dompet Dhuafa Republika, yaitu 340.350.666.5 (BNI Syariah), 237.304.7171 (BCA), 101.000.647.5733 (Mandiri). Masyarakat yang ingin membantu sekaligus berbagi kebaikan, dapat langsung menyetorkan donasinya ke rekening-rekening tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya