Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Merasa akan terjerat utang sepanjang hidup? Tenang Anda tak sendirian. Di Negeri Paman Sam, sebuth survei dari CreditCards.com membuktikan 13 persen penduduk AS mengaku takkan mampu keluar dari jerat utang.
Sebanyak 8 persen masih optimis seluruh utangnya akan terlunasi. Namun mereka harus menunggu sampai usia 71 tahun.
Jika Anda merasa terjebak dalam situasi yang sama, cobalah mulai saat ini menenangkan diri. Cari tahu apa yang menjadi masalah. Carilah jalan keluarnya.
Mengutip laman kiplinger.com, Minggu, 16 Agustus 2015, berikut adalah 9 alasan mengapa banyak orang terjebat dalam jerat utang:
1. Anda tak tahu berutang berapa
Jeff Ross seorang penasihat keuangan dan pemilik blog Good Financial Cent mengaku sering kali klien barunya yang berjuang melunasi utang justru tak tahu berapa jumlah tunggakan yang dimiliki. Alhasil mereka tak tahu berapa lama sanggup melunasinya.
2. Hanya bayar tagihan minimum
Inilah yang banyak dilakukan pemilik kartu kredit. Membayar utang hanya tagihan minimum. Padahal kebiasaan ini membuat Anda akan memakan waktu lama untuk melunasinya. Belum lagi bunga yang terus bertambah.
3. Cicilan KPR terlampau ketinggian
Lebih dari 69 persen penduduk AS memiliki utang KPR. Jika Anda memiliki cicilan rumah kelewat tinggi, Anda bisa meminta atau mencari rumah lebih murah, menyewa daripada memiliki, atau mencari teman untuk bersama-sama tinggal dan membayar cicilan KPR.
4. Tak mampu menolak keinginan anak
Leslie J Tayne, pengacara khusus pengutang mengatakan banyak kliennya berakhir di jurang utang karena terlalu banyak membeli hadiah untuk anak yang sebetulnya mereka tak sanggup membayarnya.
Jika Anda tak sanggup mengerem pengeluaran belanja Anda, bisa dipastikan Anda akan terlilit jerat utang.
5. Tak punya dana darurat
Pengeluaran besar untuk berobat, mendadak harus memperbaiki rumah, dan tiba-tiba di-PHK bisa membuat keuangan keluarga kacau balau. Sayangnya hanya sedikit yang mempunya dana darurat.
Ingatkan keputusan meminjam uang untuk keadaan darurat justru akan menyeret Anda ke jurang utang
6. Anda merasa berhak atas sesuatu
Orang kebanyakan terjebat dalam pemikiran membeli sesuatu untuk merayakan pencapaian diri sendiri atau rekan. Padahal sebenarnya mereka tak mempunyai uang untuk membelinya.
Terjebak kebiasaan membeli sesuatu menggunakan kartu kredit pada akhirnya hanya akan memuat Anda kesulitan membayar tagihan
7. Kredit mobil terlalu lama
Anda mungkin berpikir cicilan panjang akan meringankan keuangan. Seorang penasihat konsumer Ron Montaya justru mengatakan semakin lama jangka waktu pinjaman akan semakin besar bunga yang harus dibayarkan.
Harus diingat, nilai jual mobil Anda akan turun di saat Anda bekerja keras membayar cicilan bulanan.
8. Telat membayar tagihan
Mungkin Anda mengira denda tunggakan tampak murah. Tanpa Anda sadari ada beberapa tagihan justru mengenakan denda cukup berat dan bisa naik dalam waktu cepat.
9. Bunga kartu kredit ketinggian
Makin besar bunga tagihan kredit, semakin sulit Anda melunasi utang yang dimiliki. Bahkan semakin panjang waktu Anda terbebas dari kredit tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya