Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham Indonesia hanya menanjak tipis usai kemarin mencetak rebound. Aksi cara selamat investor jelang libur panjang hari kemerdekaan membuat transaksi beli relatif sepi.
Berhembusnya sentimen positif regional juga berhasil menjaga indeks bursa saham domestik bertahan di zona hijau.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik tipis 0,194 poin (0,13%) ke level 145,880.
Meski menguat tipis, ISSI patut bersyukur mengingat indeks acuan saham syariah ini dibuka melemah 0,132 ke level 145,554. ISSI bahkan sempat anjlok ke level 144,537.
Transaksi saham syariah bernilai Rp 2,17 triliun berhasil mendorong 91 emiten ISSI ke zona hijau. Namun, 82 emiten justru tertekan aksi jual dan 48 lainnya tertahan stagnan.
Penutupan di zona positif juga sukses dicetak indeks saham bluechips syariah. Naik 1,113 poin (0,18%), Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat di level 606,414.
Separuh penghuni JII menyambut libur akhir pekan di zona merah. Namun masih ada 13 emiten unggulan syariah yang ditutup menguat dan 2 lainnya tertahan.
Indeks JII mencetak posisi tertinggi di level 609,099 dan sempat jatuh dari level 600 ke posisi terendah 599,263.
Laju variatif juga melanda indeks acuan pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 1,141 poin (0,02%) ke level 4.585,391.
Lantai panjang akhir pekan membuat investor menahan diri masuk pasar. Alhasil dana yang terhimpun hanya Rp 3,62 triliun.
Investor asing masih melakukan aksi jual kendati sudah mulai mengendur. Nett sell asing hari ini mencapai Rp 405 miliar.
Kurs rupiah sore ini juga belum membawa kabar baik. Rupiah sore ini melemah 80 poin (0,58%) ke level 13.789 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya