Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Sumber: Shutterstock)
Dream - Menghabiskan waktu senggang dengan menikmati makanan di sebuah kafe atau restoran memang menyenangkan. Tapi hati-hati. Dompet kamu bisa bobol tanpa disadari.
Sudah banyak nasihat diberikan agar berhati-hati saat makan di kafe atau restoran. Para pemilik punya cara cerdik untuk bisa menguras kantong kamu.
Yang mengherankan, trik itu dibuat sangat rapi sehingga pengunjung bisa terbuai.
Mengutip laman Bridghtside.me, ada 9 trik pemilik restoran menghipnotis kamu sehingga tak sadar uang terkuras
1. Desain menu

Ilustrasi (Sumber: Shutterstock)
Pernah melihat daftar menu yang memikat hati? Para pemilik restoran memang selalu menyajikan daftar menu yang menarik. Dibalik itu, desain menu juga dibuat agar pembeli kesulitan membandingkan harga dari makanan yang memiliki bahan sama.
2. Sembunyikan Ukuran Porsi Menu
Banyak restoran menghindari menunjukan ukuran porsi makanan dalam menu. Meski mereka harus memberikan informasi ini jika ditanyakan pelanggan. Jangan juga langsung terbius oleh ukuran daging panggang yang disajikan. Biasanya restoran mengukur berat sebelum daging itu dimasak.
3. Tak Pakai Tanda Mata Uang
Jika masuk ke restoran barat, banyak pemilik yang menghindari mencantumkan tanda mata uang dollar atau euro. Penulisan simbol mata uang akan membuat orang menghitung uang sebelum membeli.
4. Kata-kata Pemikat
![]()
'Diolah oleh chef ternama'. Pernahkah kamu melihat tulisan semacam itu di restoran? Tanpa disadari tulisan itu membuat kita berimajinasi. Kata-kata pemikat membuat kamu akan membeli menu-menu yang berbeda.
5. Label Merek yang Mencolok
Dengan tulisan-tulisan label menu makanan yang mecolak membuat pelanggan membayangkan sesuai persepsi mereka. Restoran akan memilih merek-merek mencolok tertentu untuk menguras uang pengunjung.
6. Suasana Dingin dan pencahayaan

Penelitian ilmiah telah membuktikan orang cenderung 20 persen makan lebih sedikit di tempat yang redup dan suhu hangat. Pemilik restoran rela mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli lampur lebih terang dan pengatur suhu ruangan.
7. Pesan Berulang
Pelayan akan memulai menawarkan minuman selanjutnya makanan. Lalu dia akan melewati mejamu bebeberapa kali dan selalu berada di dekat sebanyak mungkin. Kehadirannya memang bertujuan untuk membuatmu menjadi tak enak hati sehingga memutuskan untuk memesan makanan.
8. Menu yang Ditulis Tebal
Tak heran jika menu berupa sup atau masakan rumah selalu ditulis lebih tebal. Beberapa menu sederhana ini memang harus didorong restoran dan pembeli cenderung memesan makanan khusus.
9. Uang Tip
![]()
Masih ada perdebatan haruskan membeli uang tip atau tidak pada pelayan. Secara ekonomis dan keuangan memang cara ini tak praktis. Bergantung pada uang tip, gaji rendah pelayan restoran, dan konsumen ditinggalkan dengan persoalan hitungan matematis.
(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya