Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Dream – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, pernah berjanji akan memberikan hadiah kepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang berhasil mencapai target 100 persen penerimaan pajak. Sri Mulyani benar-benar menepati janji itu.
Dalam sebuah kesempatan, Sri Mulyani secara mengejutkan memberikan hadiahnya berupa pizza kepada para pegawai di lingkungan Ditjen Pajak.
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP), Robert Pakpahan, mengatakan dia benar-benar mengirimkan pizza ke kantor pajak yang mencapai target.
“ Iya itu beneran,” kata Robert di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Jumat 5 Januari 2018.
Dia berkata mantan direktur Bank Dunia mengirimkan pizza kepada 66 KPP dari 341 KPP. Puluhan KPP ini mencapai penerimaan 100 persen. Ada 2 KPP yang penerimaannya nyaris 100 persen, yaitu 99,99 persen.
“ Jadi, dia nggak dapat pizza,” kata Robert.
Selain itu, ada 15 KPP yang penerimaan pajaknya sebesar 95 persen-98,99 persen, 58 KPP hanya 90-94,99 persen, dam 200 KPP di bawah 90 persen.
Sekadar informasi, DJP mencatat realisasi penerimaan pajak pada 2017 mencapai Rp1.151 triliun. Capaian ini sebesar 89,7 persen dari target APBN-P yang sebesar Rp1.283,6 triliun.
© Dream
Dari laporan Ditjen Pajak diketahui realisasi penerimaan pajak tahun 2017 mencapai Rp1.151 triliun. Capaian itu hanya 89,7 persen dari target APBN-P yang sebesar Rp1.283,6 triliun.
Robert Pakpahan, mengatakan penerimaan ini khusus yang dikelola oleh DJP, tidak mencakup penerimaan secara umum.
“ Di mana penerimaan perpajakan itu juga menyangkut yang dikelola oleh Bea dan Cukai,” kata Robert di Jakarta.
Robert mengatakan, secara umum, total penerimaan pajak sampai 31 Desember 2017, tumbuh 4,08 persen kalau dibadningkan dengan 2016 yang sebesar Rp1.105,97 triliun.
Robert mengatakan catatan penerimaan pajak 2107 berasal dari pajak penghasilan (PPh) non migas sebesar Rp596,89 triliun, pajak PPN dan PPnBM Rp480,73 triliun. Lalu, tercatat juga penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp16,77 triliun.
“ Pajak lainnya mencapai Rp6,75 triliun untuk realiasi pajak PPh migas sebesar Rp49,96 triliun,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya