Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Adrian Maulana (Dream/Idho Rahaldi)
Dream - Setelah hampir 11 tahun berkecimpung di dunia pasar modal, seleb yang juga presenter Adrian Maulana mantap berinvestasi di pasar modal. Terlebih dengan pengetahuan agama yang semakin matang membuatnya tergerak untuk berpindah ke pasar modal syariah.
Sedangkan untuk portofolio pasar modal, hingga saat ini Adrian telah mengalokasikan 30 persen asetnya ke arah saham dan campuran. Tetapi dia tetap menyarankan agar para investor memiliki simpanan yang lebih besar dalam bentuk tunai sebagai amunisi dalam keadaan darurat.
" Apabila keadaan ini tidak sesuai dengan kenyataan. Kita tinggal mengalokasikan saja kemana tidak hanya ke pasar modal, tapi bisa ke properti dan bisnis lainnya," papar Adrian saat dijumpai di kawasan SCBD Jakarta Selatan, kemarin.
Ketertarikan Adrian ke dunia pasar modal didasarkan pada keyakinanan yang cukup kuat instrumen pasar modal adalah bentuk investasi yang terbaik. Meskipun dalam pelaksanaannya dibutuhkan waktu dan usaha yang cukup keras.
" Jangan sampai kita membeli dan berinvestasi yang kita tidak tahu. Banyak bertanya sebelum terjun langsung sebagai investor. Bedakan dengan trader yang memang kerjanya jual beli," ungkapnya melanjutkan.
Lebih jauh ia menyarankan agar setiap investor melakukan riset mendalam terhadap profil setiap emiten. Mempelajari pertumbuhan emiten dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Serta besarnya pembagian deviden kepada setiap investor.
Adrian mengibaratkan berinvestasi seperti mencari jodoh yang tak bisa sembarang memilih. Bahkan harus dipertimbangkan dengan matang bibit, bebet dan bobot setiap calon yang akan dipinang. Termasuk menghindari sifat gegabah yang mengingikan kekayaan dalam waktu instan.
" Jangan lupa berdoa dan memilih sesuai dengan syariat Islam Insya Allah selamat dunia akhirat," kata Adrian. (Ism)
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih