Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Seorang pria mengaku kehilangan mata uang kripto bernilai 300 juta poundsterling atau sekitar Rp5,7 triliun karena laptopnnya yang rusak dibuang sang ibu.
Menurut Daily Star, pria yang tak diketahui nama dan asalnya ini merasa hidupnya sudah hancur saat tahu harga 10.000 Bitcoinnya.
" Hal-hal tidak sama seperti dulu dan tidak akan pernah sama karena Bitcoin telah menghancurkan hidup saya, atau mungkin saya membiarkannya menghancurkan hidup saya, (saya tidak tahu)," kata pria itu.
Pada awal tahun 2010 ia membeli 10.000 Bitcoin sebagai percobaan seharga 50 poundsterling, sekarang sekitar Rp950 ribu. Ia mencoba menginvestasikan uangnya pada Bitcoin, setelah teman sekamarnya di kampus meyakinkannya bahwa itu adalah ide yang bagus. Tetapi ketika lulus dan melanjutkan hidupnya, dia lupa tentang Bitcoin tersebut.
Ketika cryptocurrency mulai booming, pria yang sekarang berusia 25 tahun itu mengatakan bahwa dia tiba-tiba teringat dengan investasinya.
Sayangnya, ketika kembali ke rumah untuk mencoba menemukan laptop lamanya yang digunakan pada saat kuliah, telah dibuang oleh ibunya.
Pria ini pun mengatakan bahwa perasaannya saat mengetahui hal tersebut campur aduk. Marah, bingung, kaget, tidak percaya, sedih, dan banyak emosi lainnya, bercampur menjadi satu.
Kemalangan yang menimpanya menyebabkan pria ini menderita gangguan mental. Dia terus berandai-andai jika laptop itu masih ada, pasti dirinya sudah menjadi orang kaya.
Pria ini juga mengalami depresi dan masih menyimpan amarah serta menyalahkan ibunya karena membuang laptop.
“ Saya bisa memiliki kehidupan yang paling epik, kisah paling epik dan menceritakan bagaimana mencapai kekayaan, tetapi itu tidak pernah terjadi. Hidup saya sedang di bawah, saya sangat tertekan dan hanya merasa sangat sial setiap hari,” ungkap pria itu.
" Saya tidak pernah merasakan rasa sakit dan depresi berat yang saya rasakan seperti pada hari itu,” tambahnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya