Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Aksi Belanja Asing Tak Kuat Angkat Indeks Syariah

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 13 Juni 2014 16:37
Aksi Belanja Asing Tak Kuat Angkat Indeks Syariah
Aksi belanja asing di perdagangan jelang libur akhir pekan ini gagal membawa indeks syariah ke zona hijau. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) ditutup melemah.

Dream - Aksi curi kesempatan pemodal asing dengan berburu saham murah tak cukup kuat mengangkat bursa saham ke zona hijau. Padahal bursa saham regional sudah kembali menguat.

Pemodal asing kali ini mencetak nett buy cukup signifikan hingga Rp 736,09 miliar. Aksi beli ini terpengaruh sentimen positif dari bursa saham Hang Seng dan Nikkei yang ditutup menguat.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri menutup perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 13 Juni 2014 dengan melemah 7,74 poin (0,16%) ke lebel 4.926,66.

Transaksi kali ini terbilang cukup tinggi dengan mencetak angka Rp 10,42 triliun dari aksi jual beli 75,57 miliar saham.

Koreksi juga dialami dua indeks acuan emiten-emiten syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada penutupan jelang akhir pekan ini ditutup melemah 0,26 poin (0,17%) ke level 162,11.

Sebanyak 95 emiten syariah mengalami penurunan harga saham sementara 75 lainnya sanggup terangkat ke zona hijau.

Nilai transaksi saham syariah mencetak angka Rp 8,91 triliun dengan efek beralihtangan sebanyak 47,49 miliar.

Sementara itu, indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) tercatat melemah 1,37 poin (0,21%) ke level 665,26. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 8,17 triliun.

Berbeda dengan IHSG dan ISSI, indeks saham bluechips syariah justru sempat menyentuh zona hijau. Indeks JII mencapai posisi tertinggi di level positif 667,03.

Emiten-emiten syariah yang mencetak kenaikan harga tertinggi (top gainer) jelang akhir pekan ini adalah INTP yang menguat Rp 425, AALI Rp 75, AKRA Rp 55, TLKN Rp 53, dan ICBP Rp 25 per saham.

Beri Komentar