Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Usai dilanda pelemahan sejak akhir pekan lalu, indesk acuan saham syariah Indonesia akhirnya menguat. Kembalinya investor ke lantai bursa menjadi katalis pergerakan positif kali ini.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 20 Januari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik 0,25 poin ke level 166,22. Pada penutupan kemarin, ISSI bertengger di level 165,976.
Laju positif ISSI masih terus berlanjut hingga 20 menit waktu perdagangan saham. ISSI tercatat masih menguat 0,361 poin (0,21%) ke level 166,33.
Aksi beli pelaku pasar membuat 80 emiten syariah beranjak ke zona positif. Sayang, ISSI masih dibayangi pelemahan harga saham dari 37 emiten dan 33 lainnya bergerak stagnan.
Transaksi perdagangan saham di sesi pagi ini tercatat sudah mencapai 4,25 miliar dengan nilai Rp 595 miliar.
Pembukaan positif juga diukir emiten bluechips syariah. Pagi ini, indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat ke level 682,95, atau naik 1,32 poin dari posisi penutupan kemarin di 681,63.
Sebanyak 16 emiten keping biru syariah telah melaju positif dan 7 lainnya masih dilanda aksi jual pasar.
Saat ini, 1,72 miliar saham bluechips syariah telah ditransaksikan pelaku pasar. Aksi jual beli ini menggelontorkan dana hingga Rp 570 miliar.
Secara umum, bursa saham Indonesia pagi ini dibuka menguat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat naik tipis 2,27 poin (0,04%) ke level 5.154,37 di sesi pra pembukaan.
Penguatan masih berlanjut di sesi pembukaan ketika IHSG menanjak 7,96 poin (0,15%) ke level 5.161,13.
Sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham consumer goods yang turun 0,23 persen dan sektor saham keuangan 0,26 persen. Kenaikan tertinggi dicetak emiten sektor saham industri dasar yang naik 1,1 persen, konstruksi 0,66 persen, dan perdagangan menanjak 0,38 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya