Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nasabah Bertransaksi Perbankan Lewat Mesin ATM
Dream - Maraknya tindak kejahatan perbankan akhir-akhir ini menjadi perhatian lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lembaga pengawas perbankan ini mendesak agar manajemen bank meningkatkan kualitas pengamanan penggunaan teknologi informasi.
Deputi Komisioner OJK Manajemen Strategis Lucky Fathul AH menyatakan OJK telah mengambil tindakan pengawasan dengan memanggil manajemen bank terkait untuk menyusun langkah-langkah atau rencana tindakan yang bersifat segera dan realistis dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
" Perusahaan bank terkait sudah melaporkan sejumlah tindak lanjut yang sudah dan akan dilakukan seperti menelusuri profiling transaksi, pemblokiran kartu, penggantian kartu, penggantian dana nasabah dan komunikasi kepada stakeholder sebagai bagian dari rencana aksi jangka pendek," ujar Lucky dalam keterangan pers yang dikutip Dream, Jumat 16 Mei 2014.
Lucky menambahkan OJK juga meminta manajemen bank untuk tetap mengedepankan kepentingan nasabah dan melakukan pendekatan kepada nasabah secara aktif serta membuka jalur komunikasi yang memudahkan seluruh nasabah untuk mengetahui permasalahan yang terjadi dan upaya-upaya konkrit yang telah, sedang dan akan dilakukan bank.
" OJK meminta seluruh manajemen bank untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan penggunaan teknologi informasinya untuk semakin meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
Lucky menyampaikan jika ada nasabah yang merasa dirugikan oleh pihak bank, maka bisa langsung menghubungi Layanan Konsumen Terintegrasi OJK melalui nomor telepon (kode area) 500655 atau email ke konsumen@ojk.go.id.
Sebelumnya, jagat lini masa dihebohkan dengan munculnya aksi pembobolan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM). PT Bank Mandiri Tbk telah mengakui dugaan pembobolan kartu ATM dan mengidentifikasi 1.214 kartu yang diduga terkena aksi pengandaan kartu. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya