Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Demi memperluas cakupan bisnis, sekumpulan pengusaha muslimah asal Uni Emirat Arab menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah petinggi yang mengurusi urusan bisnis asal Inggris. Misi bisnis kali ini dilakukan dengan melakukan kunjungan ke tiga kota besar yakni London, Manchester, dan Belfast.
Negosiasi bisnis yang dipimpin oleh Raja Easa Al Gurg ini disiapkan untuk mengeksplorasi kemungkinan kerjasama dan kemitraan antara Inggris dan Uni Emirat Arab. Pengusaha yang terdiri dari Abu Dhabi Businesswomen Council, Dubai Business Women Council dan RUWAD Establishment di Sharjah.
Upaya memperluas dan menciptakan jaringan baru ke pengusaha asal Inggris di berbagai sektor mulai dari pakaian, pendidikan, makanan, interior, dan keuangan. Inisiatif pengusaha muslimah ini mendapat sambutan hangat dari UK Trade & Investment and Business Council UAE - Inggris.
Dominic Jeremy, Duta Besar Inggris untuk Uni Emirat Arab seperti dilansir Arabian Business, mengatakan " Saya berharap kunjungan ini membuka kemungkinan bagi pebisnis Uni Emirat Arab memahami lebih luas dan mendalam lingkungan bisnis di Inggris."
Tujuannya, untuk menggali inspirasi dalam menciptakan inovasi bisnis baru dalam hubungan komersial jangka panjang antara keduanya.
Dalam kunjungan kelompok yang dimediasi oleh Arab British Chamber of Commerce di London akan bertemu dengan Baroness Sayeeda Warsi, Menteri FCO Senior House of Lords.
Sedangkan di Manchester kunjungan ini diselenggarakan oleh Walikota di Balai Kota Manchester, sementara di Belfast rombongan akan menghadiri Konferensi Pebisnis Perempuan Internasional dengan tema 'Menciptakan Ekonomi Baru' dan bertemu dengan Arlene Foster, Menteri Irlandia Utara untuk bidang perusahaan, perdagangan, dan investasi.
Raja Easa Al Gurg, Managing Director Easa Saleh Al Gurg Group dan pemimpin misi untuk Dewan Pebisnis Wanita Dubai menyebut, Uni Emirat Araba perlu melihat lebih banyak perempuan yang mendirikan dan menjalankan bisnis mereka sendiri.
" Kami yakin bahwa melalui kunjungan resmi kami ke Inggris dapat mendorong lebih banyak perempuan muda, untuk mengambil langkah-langkah kewirausahaan dan mengubah mimpi bisnis mereka menjadi kenyataan."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya