Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pekerja Asing
Dream - Gemerlap pembangunan kota-kota di Jazirah Arab beberapa tahun terakhir telah menjadi magnet bagi pekerja asing dari berbagai negara di dunia. Tak hanya mengandalkan peluang kerja di sektor minyak, para ekspatriat termasuk pekerja dari Asia kini memiliki kesempatan bekerja di sektor lain.
Invasi pekerja asing ke negara Timur Tengah memang telah mengubah iklim bisnis di kawasan ini. Dengan status sebagai pekerja asing, pendapatan yang diperoleh tentunya berbeda dengan tenaga lokal.
Lewat survei tahunan bertajuk The Gulf Business Salary Survei 2014, para pencari kerja di luar negeri kini memiliki informasi yang memadai sebelum menjajal profesi di negara Arab.
Bagi para pekerja Asia, Gulf Business seperti dikutip dari situsnya, Kamis, 15 Mei 2014 menemukan rata-rata gaji ekspatriat Asia di negara-negara Timur Tengah turun 4,27%
Rata-rata upah ekspatriat Asia tahun ini tercatat sebesar US$ 8.673 atau hampir Rp 100 juta per bulan. Jumlah ini menurun dari rata-rata upah tahun lalu yang sebesar US$ 9.060 atau Rp 104 juta.
Rata-rata upah ini dilihat dari pembayaran gaji karyawan baru yang berpartisipasi dalam survei. Berikut adalah hasil survei gaji bulanan sejumlah profesi ekspatriat Asia di Timur Tengah: (catatan kurs: Rp 11.500 per dolar AS)
1. CEO/MD perusahaan asing rata-rata menerima gaji sebesar US$ 27.433 di Arab Saudi, US$ 24.125 di Uni Emirat Arab, dan US$ 26.377 di Qatar (Berkisar Rp 277 juta hingga Rp 315 juta).
2. CEO/MD di perusahaan lokal bergaji sebesar US$ 19.541 di Arab Saudi, US$ 17.022 di Uni Emirat Arab, dan US$ 18.942 di Qatar (Berkisar Rp 195 juta hingga Rp 224 juta).
3. Pengacara memiliki gaji sebesar US$ 8.875 di Arab Saudi, US$ 7.809 di Uni Emirat Arab, dan US$ 8.667 di Qatar (berkisar Rp 89 juta hingga Rp 102 juta).
4. Bankir memiliki gaji sebesar US$ 10.203 di Arab Saudi, US$ 7,882 di Uni Emirat Arab, dan US$ 9.030 di Qatar (berkisar Rp 90 juta hingga Rp 117 juta).
5. Editor Media memiliki gaji sebesar US$ 6.086 di Arab Saudi, US$ 5.284 di Uni Emirat Arab, dan US$ 6.241 di Qatar (berkisar Rp 60 juta hingga Rp 71 juta). (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya