Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Samsung Galaxy Note 7. (Sumber: Galaxynote7info.com)
Dream – Otoritas perlindungan konsumen Amerika Serikat resmi menarik satu juta unit Samsung Galaxy Note 7 dari pasar negerinya. Langkah ini dilakukan setelah banyak laporan yang menyebut piranti ini menyebabkan kebakaran ketika sedang pengisian baterai.
“ Kami memberitahu konsumen untuk segera berhenti menggunakan dan mematikan gawai itu,” kata Kepala Komisi Perlindungan Produk Konsumen, Elliot Kaye, dilansir dari CNN Money, Jumat 16 September 2016.
Sekadar informasi, Samsung berhenti menjual Samsung Galaxy Note 7 pasca menerima 92 laporan baterai yang overheating. Termasuk di dalamnya 26 kasus kebakaran karena baterai Samsung Galaxy Note 7 meledak akibat kepanasan.
Komisi ini mengatakan pengguna Samsung Galaxy Note 7 akan mendapatkan pengganti gratis dari Samsung. Produk ganti ini akan tersedia di toko sampai 21 September 2016.
“ Konsumen juga boleh meminta refund atau produk lain,” kata dia.
Kabar penarikan ini jelas membuat posisi Samsung tidak aman. Di saat yang bersamaan, saingan utama Samsung, Apple, baru saja merilis produk terbaru, iPhone 7.
Sekadar informasi, produk ini disorot tajam oleh berbagai pihak karena baterai yang digunakan Galaxy Note 7 ini adalah baterai yang rawan meledak. Jenisnya adalah lithium ion.
Federal Aviation Administration (FAA) telah merilis imbauan agar maskapai meminta konsumen untuk tidak mengoperasikan piranti ini ketika pesawat tengah mengudara. Imbauan ini pun diikuti berbagai maskapai, sebut saja Delta Airlines dan Singapore Airlines. Maskapai nasional pun turut mengikuti imbauan ini, yaitu Garuda Airlines dan Lion Group.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya