Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (anekainfounik.net)
Dream – Inggris resmi merilis uang plastik perdana. Pecahan uang ini bernilai 5 poundsterling.
Dilansir dari Zawya, Jumat 16 September 2016, uang kertas ini bergambar pemimpin Perang Dunia II, Winston Churchill. Uang ini akan masuk ke peredaran uang di Inggris dan Wales.
Uang berbahan polimer ini diklaim lebih tipis dan lebih fleksibel daripada uang-uang lainnya. Tak hanya itu, uang ini juga disebut-sebut sebagai uang yang lebih bersih, ramah lingkungan, dan sulit dipalsukan,
“ Uang plastik ini tidak gampang kusut dan tidak rusak ketika masuk ke mesin cuci,” kata direksi Gubernur Bank Sentral Inggris, Mark Carney.
Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Akankan Bank Indonesia menjadikan salah satu uang kertas baru NKRI yang gambar pahlawannya sudah ditetapkan menggunakan bahan plastik?
Sebagai informasi, Indonesia sebetulnya pernah memiliki uang plastik untuk pecahan Rp100 ribu. Ini adalah desain uang plastik pertama yang dibuat Indonesia.
Dikonfirmasi hal tersebut, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Suhaedi, mengatakan penerbitan uang baru sepenuhnya menjadi kewenangan dari dewan gubernur BI. Termasuk dalam hal bahan uang yang akan dipakai.
“ Ciri-ciri uang, desain, dan sebagainya akan disampaikan oleh Dewan Gubernur,” kata Suhaedi.
Dalam sebuah kesempatan, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas pernah mengatakan Indonesia sebetulnya telah lebih dulu menerbitkan uang dengan bahan dasar plastik.
Lantaran beberapa kelemahan uang keluaran BI kala itu, membuat uang berbahan dasar plastik itu terpaksa ditarik dari peredaran.
" Mereka mulai dari pecahan kecil, belajar dari kita. Dulu kita mulainya kan Rp 50.000-Rp 100.000 tapi ternyata negara-negara lain di kawasan itu sekarang ini mulai dengan pecahan kecil. Tapi sebenarnya kita mulai lebih awal. (Keluaran bank Eropa) lain pada saat BI menerapkan (uang plastik) yang masih mudah dipalsukan, bahannya kan mudah banget didapatkan," kata Ronald Was kala itu dikutip dari Merdeka.com. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya