Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Dream - Laju positif indeks syariah tak berlangsung lama. Setelah kemarin melesat tajam, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) justru melemah jelang libur akhir pekan.
Investor tampaknya memafaatkan kenaikan kemarin untuk melakukan sedikit aksi ambil untung.
Laju ISSI dan JII Ini berlawan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik tipis 1,950 poin (0,04%) ke level 5.267,769.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 16 September 2016, indeks ISSI melemah 1,117 poin (0,64%) ke level 172,874.
Sementara indeks JII terkoreksi 6,362 poin (0,87%) ke level 723,161.
Transaksi perdagangan saham syariah juga mengalami penurunan dengan hanya mencetak nilai Rp 5,14 triliun.
Dari 30,2 miliar saham yang berpindahtangan, sebanyak 108 emiten syariah harus menyambut libur akhir pekan di zona merah. Sementara 85 lainnya masih diburu investor dan 55 saham kelompok ISSI lainnya bertahan stagnan.
Koreksi indeks syariah tak lepas dari turunya laju sejumlah saham di sektor industri aneka dan infrastruktur. Kedua indeks ini masing-masing melemah 1,76 persen dan 1,05 persen.
Beruntung pelemahan tersebut dapat ditahan dengan menguatnya indeks sektor barang konsumsi 1,35 persen, pertanian 0,53 persen, dan manufaktur 0,52 persen.
Saham-saham keping biru syariah yang kemarin mencetak kenaikan signifikan kini justru dilanda aksi jual. Top losser JII dihuni oleh INTP yang turun Rp 375, ASII Rp 175, AKRA Rp 150, LPPF Rp 150, dan UNVR Rp 125 per saham.
Namun laju UNTR dan SILO yang naik Rp 350 dan Rp 250 per saham sedikit bisa meredam pelemahan tersebut. Top gainer saham bluechips syariah lainnya dihuni WIKA yang naik Rp 80, PTPP Rp 70, dan WSKT Rp30 per saham.
Di pasar keuangan, kurs rupiah sore ini juga bergerak menguat. Sempat turun, rupiah bergerak naik 55 poin (0,42%) menjadi 13.130 per dolar AS.(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
