Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Meresmikan Groundbreaking Rumah DP 0 Persen. (Foto: Instagram@aniesbaswedan)
Dream – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menepati janji penyediaan rumah dengan uang muka (down payment /DP) 0 rupiah. Berlokasi di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Anies hari ini (Kamis, 18 Januari 2018) melakukan groundbreaking hunian rumah bagi masyarakat Jakarta berpenghasilan rendah itu.
Dikutip dari Merdeka.com, Anies meletakkan batu pertama hunian yang bernama Klapa Village. Hunian ini merupakan 1 dari 23 janji yang diberikan ketika kampanye.
“ Salah satu janji yang paling diingat warga mulai kami lunasi hari ini dan kami berkomitmen kami tidak ingin muncul kontrak politik yang belum kami laksanakan,” kata dia di Jakarta.
Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan berkata hunian mirip rumah susun (rusun) ini diperuntukkan bagi masyarakat Jakarta berpenghasilan di bawah Rp7 juta dan tidak punya rumah sendiri. Yang berhak membeli adalah warga yang memegang KTP Jakarta.

(Merdeka.com/Imam Buhori)
Dia mengatakan hunian vertikal murah ini tidak bisa dipindahtangankan. “ Kami akan menyiapkan sanksi kalau sampai pindah tangan,” kata Anies.
Sekadar informasi, hunian DP 0 rupiah yang digagas Anies-Sandi, memiliki 20 lantai dengan 703 unit. Rinciannya, ada 513 unit rumah tipe 36 dan 190 unit tipe 21.
“ Harga untuk tipe 36 itu Rp320 juta dan 21 Rp185 juta,” kata Anies.
Masyarakat Jakarta yang berminat bisa mendaftar sebagai pembeli pada April 2018 setelah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk rumah DP 0 rupiah terbentuk. Pembangunan rumah ini diharapkan bisa rampung selama 1,5 tahun. Anies juga berpesan agar PD Pembangunan Sarana Jaya untuk menjaga kualitas hunian.

(Merdeka.com/Imam Buhori)
Bagaimana dengan sistem pembelian rumah? Anies berkata pembelian rumah DP 0 rupiah menggunakan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau program KPR bersubsidi yang diluncurkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
“ Semuanya dengan FLPP, kemudian FLPP itu skema 1 persen. Lalu, yang 1 persen itu dari kami. Jadi pembiayaan DP-nya 0 persen karena 1 persen yang disedikan lewat APBD,” kata dia.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya