Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Apa Kabar Indeks Syariah Hari Ini?
Dream - Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) masi tak terbendung mencetak rekor baru. Meski dihadang separuh saham bluechips syariah yang berguguran, ISSI keluar dari tekanan jelang menit-menit terakhir penutupan perdagangan.
Tekanan jual muncul akibat aksi pemodal asing yang semakin agresif melepas saham-saham unggulan syariah.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 18 Januari 2018, indeks ISSI menguat tipis 0,059 poin (0,03%) ke level 192,850. Meski dibuka menguat di level 193,028, ISSI sempat cukup lama mendekam di zona merah dengan menyentuh titik terendah di 192,195.
Berbeda dengan saudara kandungnya, indeks bluechip syariah (Jakarta Islamic Index/JII) justru bergerak melemah 2,784 poin (0,36%) ke level 766,946. Tekanan jual pada 15 emiten unggulan syariah tak mampu menahan JII di zona hijau.
Transaksi perdagangan saham syariah terlihat lebih aktif dengan 92,57 juta saham yang diperdagangan pemodal sampai sesi paskapenutupan. Aksi jual beli itu membuat lantai bursa diguyur dana syariah senilai Rp6,81 triliun, naik dari kemarin Rp6,11 triliun.
Sentimen negatif justru muncul dari pemodal asing yang mengambil posisi melepas portofolio. Mencatat jual bersih di BEI, nett sell asing khusus pada saham syariah bertambah menjadi Rp252 miliar.
Sebagian besar indeks sektoral sebetulnya menghijau. Investor banyak melirik saham sektor barang konsumsi dan industri aneka yang masing-masing mencetak kenaikan 1,42 persen dan 1,08 persen.
Tekanan jual terjadi pada Indeks infrastruktur yang terkoreksi 0,76 persen, industri dasar 0,57 persen, dan pertanian 0,18 persen.
Emiten-emiten JII pencetak top gainer kali ini adalah ASII yang harga sahamnya naik Rp100, PTBA Rp20, SCMA Rp20, PWON Rp15, dan ANTM Rp10.
Laju kenaikan top gainer saham penghuni JII itu lebih kecil dibandingkan saham-saham top loser. UNTR memimpin pelemahan saham bluechips syariah usai melemah Rp500, SMGR Rp325, PGAS Rp160, TPIA Rp100, AKRA Rp50.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah menguat 18 poin (0,13%) ke level Rp13.341 per dolar AS.
(Sah)
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi