Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Konferensi Pers Penutupan Sidang Tahunan Islamic Development Bank (Foto; Dream.co.id/Arie Dwi Budiawati)
Dream - Presiden Islamic Development Bank (IDB), Ahmad Mohamed Ali, memutuskan untuk pensiun. Posisi Ali akan digantikan oleh Menteri Haji Arab Saudi, Bandar Hajjar, pada Oktober tahun ini.
Pengangkatan Hajjar sebagai pimpinan IDB ini berdasarkan keputusan Dewan Gubernur IDB dalam surat keputusan Resolution No. BG/6-437 yang dikeluarkan hari ini, Kamis, 19 Mei 2016. Dr Bandar bin Mohammed bin Hamza Assad Hajjar akan menjadi Presiden IDB untuk masa kepemimpinan lima tahun,
Ali yakin pengangkatan Hajjar sebagai petinggi baru IDB akan membawa bank pembangunan negara Muslim ini menjadi lebih maju. " Saya sangat berharap bahwa Hajjar akan memimpin IDB ke level yang lebih tinggi, Insya Allah," kata Ali dalam konferensi pers penutupan sidang tahunan " 41th Annual Meeting Islamic Development Bank Group" di Jakarta, Kamis 19 Mei 2016.
Terlebih, Hajjar adalah seorang profesor di ekonomi Islam dan masih muda. " Kita tahu dia profesor ekonomi, khususnya ekonomi Islam. Kami berharap, Insya Allah, membawa IDB menjadi lebih baik," kata dia.
Siapa Hajjar?
Menurut informasi IDB, pria kelahiran Madina tahun 1955 merupakan doktor ekonomi di Loughborough University, Inggris. Sebelumnya dia menempuh pendidikan sarjana di bidang ekonomi dan politik di King Saud University pada 1976. Dan mendapat gelar master bidang ekonomi dari Indiana University pada 1980.
Hajjar pernah bekerja sebagai profesor ekonomi di King Saudi University dan King Abdul Aziz University.
Hajjar juga bertugas sebagai deputi direktur pada Islamic Economic Research Center dan Kepala Islamic Perspective Curriculum Committee. Pada tahun 1997, Hajjar terpilih sebagai anggota Shura Council. Hajjar pun juga merupakan Menteri Haji pada 2012-2016.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya