Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Anda yang memilih bogor sebagai tempat tinggal tak salah langkah. Harga rumah di kota hujan ini menjadi satu-satunya yang mengalami kenaikan dibandingkan kota lain di Jabodetabek.
Laporan Indonesia Properti Watch (IPW) mencatat, penjualan kuartal I-2016 di wilayahan bogor mengalami kenaikan sebesar 11,8 persen. Bahkan untuk segmen menengah, kenaikannya mencapai 70,3 persen.
IPW memperkirakan kenaikan ini tak lepas dari rencana pembangunan jalur LRT yang menghubungkan wilayah Cibubur dan Cawang. Bahkan dampak pembangunan ini mulai terasa di wilayah lain termasuk jalur Cimanggis.
Kondisi yang dialami Bogor berbanding terbalik dengan Bekasi. Penjualan rumah di kota ini, secara nilai mengalami penurunan 6,2 persen selama tiga bulan pertama 2016.
Padahal di akhir 2015, penjualan rumah di Bekas justru mengalami kenaikan cukup tinggi. " Namun demikian penurunan ini relatif tidak menggambarkan kondisi tren pasar yang menurun di Bekasi," kata pengamat dari IPW, Ali Tranghanda dikutip dari situsnya, Kamis, 19 Mei 2016.
Di daerah Depok, Ali mencatat adanya kenaikan kenaikan harga rumah meski tingkat penjualan masih dirasakan menurun. Dengan rencana beberapa ruas tol yang masih belum selesai, membuat pertumbuhan harga tanah di Depok masih harus menunggu waktu.
Beberapa pengembang juga telah mulai serius menggarap wilayah Depok karena prospeknya yang cukup baik khususnya dengan rencana infrastuktur yang ada, khususnya wilayah Sawangan dan Cimanggis.
Khusus untuk wilayah Cimanggis, IPW memprediksi akan mulai menunjukkan pergerakan sejalan dengan banyaknya rencana pembangunan di wilayah ini. Termasuk pembangunan apartemen yang dapat mendongrak harga tanah. Beberapa pengembang telah mulai serius menggarap wilayah Depok karena prospeknya yang cukup baik khususnya dengan rencana infrastuktur yang ada.
Berdasarkan riset yang dilakukan terhadap proyek-proyek perumahan di wilayah studi Jabodebek-Banten, diperlihatkan nilai penjualan di triwulan I/2016 mengalami penurunan sebesar -23,1% (qtq) dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 55,75% (qtq) menjadi sebesar Rp 1.247.040.823.235 bahkan nilai ini masih lebih rendah -54,09% (yoy) dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya