6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Saat ini, masih banyak masyarakat yang mengeluhkan layanan jasa keuangan. Hal ini dibuktikan oleh data pengaduan layanan jasa keuangan yang jumlahnya lebih dari 900 ribu pengaduan itu.
Kepala Departemen Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anto Prabowo, mengatakan pembentukan otoritas ini, pada dasarnya, melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat. Tak hanya itu, OJK juga memfasilitasi penyelesaian pengaduan konsumen yang dirugikan oleh pelaku jasa keuangan.
" Yang pertama kali dilakukan konsumen sebelum ke OJK, setiap ada penanganan pengaduan, konsumen harus menyampaikan keluhan melalui pelaku jasa keuangan," kata Anto dalam acara " Pelatihan dan Gathering Wartawan Media Massa" di Bogor, Jawa Barat.
Anto mengungkapkan, selama satu semester tahun ini saja pihaknya telah mencatat sekitar 913 ribu pengaduan masyarakat.
" (Ada) 98 persen kasus tersebut telah usai, 1 persennya masih dalam proses, dan 1 persen tidak sepakat," kata dia.
Anto memerinci jumlah pengaduan terbanyak berasal dari perbankan, diikuti oleh pembiayaan, asuransi, serta dana pensiun dan pasar modal. Selama semester I 2016, OJK mencatat ada 871.746 pengaduan dari sektor perbankan.
" Yang selesai 92 persen, yaitu 802 ribu. Lalu, yang masih proses ada 69,46 ribu, dan tidak selesai atau tidak bersepakat ada 76 (pengaduan)," kata dia.
Pengaduan terbanyak kedua ada di sektor pembiayaan yang jumlah pengaduannya sebanyak 20,88 ribu. " Yang selesai 98 persen, 239 pengaduan masih proses, dan 8 tidak selesai," kata dia.
Selanjutnya, dari sektor asuransi, ada 15,4 ribu pengaduan. Pengaduan yang dirampungkan ada 89,56 persen. Yang masih dalam proses itu 10 persen--sebanyak 1.588 pengaduan--dan yang tidak selesai itu ada 19. " Dari dana pensiun dan pasar modal tidak terlalu banyak," kata dia.
Anto mengatakan, apabila tidak puas dengan penyelesaian pengaduan konsumen, masyarakat bisa melapor kepada OJK atau lembaga penyelesaian sengketa.
" Kalau tidak puas mereka bisa mengadu ke OJK atau ke LAPS (Lembaga Alteratif Penyelesaian Sengketa) di sektor keuangan," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
