Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Sekitar 10 tahun lalu, seorang Muslim memohon pinjaman ke bank lokal bernama Bank Devon di Chicago North Side. Di kawasan tersebut banyak imigran asal Asia Selatan dan Timur Tengah. Muslim ini mau meminta pinjaman untuk usaha tokonya dengan tidak mau membayar bunga. Sudah terduga, dia pun terpaksa pulang tanpa hasil apapun.
Namun, itu satu dekakde lalu. Sejak itu, Bank Devon melakukan penelitian mengenai pembiayaan bebas bunga seperti yang banyak dicari para nasabahnya.
Hari ini, pembiayaan syariah menyumbang lebih 75 persen dari portofolio kredit bank. Sistem ini menawarkan pinjaman sesuai dengan hukum syariah di 36 negara bagian AS.
Bank Devon pun memanfaatkan kesempatan itu, apalagi perbankan syariah kini telah terkenal di seluruh negara.
Menurut Global Islamic review yang dikutip dari Arab News, Senin 9 Juni 2014, aset industri perbankan syariah mencapai US$ 1,6 triliun yang dikelola 300 bank dan 250 reksa dana.
Sementara menurut Moody Investor Service, bank-bank besar seperti Citigroup dan JP Morgan memiliki asiliasi yang ditujukan khusus untuk mengurusi hukum perbankan syariah. Bahkan, investor hipotek raksasa Freddie Mac mulai membeli hipotek berbasis syariah sejak 2001.
Bagaimana bank-bank ini menyiasati penghapusan bunga atas pinjaman para nasabah? Caranya dengan memberlakukan pinjaman sewa atau bagi hasil. Misalkan Anda ingin membeli rumah, maka bank membeli rumah Anda terlebih dahulu kemudian meminjamkannya kepada Anda hingga angsuran pembelian rumah tersebut lunas.
Lembaga keuangan raksasa di AS memiliki dewan penasihat syariah yang terdiri dari ulama terpercaya.
Islam telah mengembangkan ekonomi pasarnya atau kapitalisme Islam sekitar abad ke 8-12. Banuak dari konsep kapitalisme yang kemudian diadopsi di Eropa pada pertengahan abad ke-13.
Muslim di Amerika menjadi kekuatan demografis yang signifikan. Ada 2.106 masjid di AS yang menjadi tempat berkumpulnya para muslim. Kekuatan inilah yang harus diantisipasi perbankan di AS guna memenuhi keinginan para nasabah mengingat dilarangnya riba dalam aturan Islam.
" Perbankan syariah sangat penting saat ini. Pasalnya, kita membicarakan seperlima populasi di dunia (umat Islam) dan mereka membutuhkan pinjaman serta transaksi keuangan tanpa bunga," ujar penasihat hukum David Loundy. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya