Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Supreme Dan Seniman Jepang Berkolaborasi Membuat Kaos Untuk Membantu Korban Pandemi Corona. (Foto: Next Shark)
Dream – Brand fesyen, Supreme, tak mau ketinggalan untuk membantu penanganan virus corona. supreme bekerja sama dengan seniman kontemporer Jepang, Takashi Murakami, untuk merancang Box Logo Tee terbaru.
Hasil penjualannya akan didonasikan untuk keluarga atau orang-orang yang membutuhkan di tengah pandemi corona.
Dikutip dari Next Shark, Jumat 24 April 2020, produk itu adalah kaos, Tee Relief Box Logo Covid-19 akan menampilkan karya seni asli miliki Murakami dan dijual dengan harga US$60 (Rp900 ribu).
Supreme mengumumkan seluruh hasil penjualan akan disumbangkan ke HELP USA. Organisasi nirlaba ini didirikan oleh Gubernur New York, Andrew Cuomo pada tahun 1986 untuk mengatasi tunawisma di AS, tetapi saat ini fokus utama organisasi tersebut yaitu membantu individu yang rentan terpapar virus covid-19.
Produk 'limited edition' kedua merek tersebut tidak pernah gagal menarik antusias para penggemarnya. Kaos Logo Supreme x Takashi Murakami Charity Box tee akan tersedia online pada Jumat, 24 April 2020 pukul 11.00.
Kaos kolaborasi ini diyakini akan bikin 'hype' para hypebeasts. Mengingat kedua merek tersebut selalu menarik minat para konsumennya dengan hasil produk-produknya.
Murakami (58) dijuluki sebagai 'Warhol of Japan' karena dirinya dapat memadukan budaya khas Jepang dengan budaya pop pada hasil karyanya.
Inspirasi seni Murakami berdasarkan lukisan tradisional Jepang dan pasar seni global. Dalam seninya, ia selalu menggunakan referensi sejarah Jepang, motif berulang, bunga tersenyum dan karakter ikonik lain sebagai elemen simbolis.
Pada tahun 2000, dirinya menerbitkan sebuah teori 'Superflat', yang berpendapat bahwa terdapat citra dua dimensi yang datar dari karya seni Jepang dalam manga dan anime.
Teori ini berfungsi sebagai komentar pada masyarakat Jepang pasca perang, dimana adanya perbedaan kelas sosial dan selera yang menimbulkan " kerataan" . Kemudian keduanya menghasilkan budaya yang " tinggi" dan " rendah" , menurut Murakami.
Hasil karya seni Murakami terbilang menarik karena dirinya selalu menjual karya seni " tinggi" dengan harga rendah dan karya seni " rendah" dengan harga tinggi. Biasanya Supreme merilis produk box logo tee dengan jumlah besar, namun berbeda kali ini ada perbedaan pada stok bajunya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya