Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Barang-barang Bermerek Palsu (Sumber: Www.huffingtonpost.com)
Dream - Tren belanja masyarakat jelang Lebaran senantiasa dimanfaatkan para pedagang untuk meraih untung sebesar mungkin. Sayangnya, segelintir pihak memanfaatkan momen ini dengan menjual barang-barang bermerek palsu.
Baru-baru ini, polisi Dubai melaporkan telah menyita barang-barang bermerek palsu senilai US$ 9,26 juta, setara Rp 107,97 miliar, selama dua minggu pertama Ramadan. Situs berita yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA), Gulf News, melaporkan penyitaan itu terdiri dari tas tangan, sepatu dan jam tangan palsu.
Upaya penyitaan ini merupakan bagian dari kampanye kepolisian Dubai dalam mengungkap kejahatan pemalsuan. Dalam penggerebakan itu, polisi Dubai bekerja sama dengan Departemen Pembangunan Ekonomi.
Kampanye yang akan berakhir dalam beberapa hari jelang Idul Fitri ini bertujuan melindungi hak kekayaan intelektual dari pemilik merek asli. Demikian dikatakan Mayor Jenderal Khalil Ebrahim al-Mansouri, Asisten Kepala Polisi Dubai Pidana Urusan Investigasi.
Khalil menambangkan, langkah ini juga bertujuan untuk mencegah penyebaran barang palsu dan efek negatif terhadap perekonomian dan masyarakat.
Letnan Kolonel Rashid Saleh Bin Thaboi, Deputi Direktur Departemen Anti Kejahatan Ekonomi, mengatakan sejak awal kampanye, sekitar lima penyalur barang palsu ditangkap setiap hari.
Tindakan hukum segera diambil terhadap orang yang terlibat dan mereka akan dipindahkan ke bagian penuntutan. Sementara apartemen tempat ditemukannya barang bermerek palsu telah ditutup. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya