Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Bergairah Tunggu Presiden Baru

Reporter : Syahid Latif
Senin, 21 Juli 2014 09:31
Indeks Syariah Bergairah Tunggu Presiden Baru
Sentimen hasil Pilpres kemungkinan bakal mendominasi pergerakan bursa saham di awal pekan ini.

Dream - Bursa saham Indonesia kembali bergairah sehari jelang hasil pengumuman Pemilihan Presiden (Pilpres) 2104. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan kembali menembus level 5.100.

Pelaku pasar juga merespon sentimen positif dari kenaikan indeks Dow Jones yang menguat 123,37 poin (0,73%) pada penutupan akhir pekan lalu.

IHSG pada pra pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 21 Juli 2014, melompoat 20,44 poin (0,4%) ke level 5.107,46. Penguatan ini dibantu oleh naiknya harga saham dari 35 emiten.

Hingga 15 menit perdagangan saham, IHSG masih terus bergerak di zona hijau. Indeks menguat 23,66 poin (0,48%) ke level 5111,23.

Lompatan juga dialami dua indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka menguat 0,74 poin (0,45%) ke level 167,42. Kenaikan indeks ISSI ini dibantu naiknya harga saham dari 29 emiten sementara 1 lainnya mengalami koreksi.

ISSI sampai ini masih terus bergerak dalam tren menguat bahkan sempat menembus level tertinggi 168,15. Sebanyak 101 emiten telah bergerak di zona hijau.

Transaksi perdagangan saham syariah melibatkan 5,22 miliar saham dengan nilai menembus Rp 483,34 miliar.

Di jajaran saham bluechips syariah, indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga bergerak menguat. Indeks JII dibuka naik 4,32 poin (0,63%) ke level 694,11.
Sayangnya, belum ada satupun indeks saham keping biru yang ditransaksikan di sesi pra pembukaan tersebut.

Penguatan indeks kali ini terjadi di tengah aksi pemodal asing yang melepas sebagian sahammnya. Sempat mencetak nett buy Rp 1,27 miliar pada sesi pembukaan, asing kini justru membukukan nett sell hingga Rp 54,61 miliar.

Dari kawasan Asia, bursa saham utama didominasi penguatan. Indeks Hang Seng dan Strait Times masing-masing menguat 0,04 persen dan 0,14 persen.

Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga terus bergerak naik. Rupiah pagi ini menguat 12 poin (0,1%) menjadi 11.598 per dolar AS.

Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia yakin laju bursa di awal pekan ini didominasi sentimen pengumuman hasil Pilpres.

" Satu hal yang perlu diperhatikan adalah arus aliran dana asing, yang akan sangat menentukan arah dari pergerakan IHSG. Jika mereka kembali melakukan akumulasi dengan agresif, IHSG baru bisa bergerak naik secara signifikan," ujarnya. (Ism)

Beri Komentar